Imajinasi Terpimpin dan Pemetaan Hidup Untuk Mengurangi Kecemasan Akan Masa Depan

Authors

  • Aulia Suhesty Universitas Mulwarman
  • Dhea Silfina Universitas Mulwarman
  • Devi Andriyan Subakti Universitas Mulwarman
  • Nikmatul Hidayati Solikhatin Universitas Mulwarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikostudia.v6i1.2360

Keywords:

kecemasan akan masa depan, imajinasi terpimpin, dan pemetaan hidup

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan akan masa depan pada remaja di Panti Asuhan Yayasan Asih Manuntung Samarinda dengan jumlah sampel sebanyak 30 remaja dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala kcemasan akan masa depan. Skala tersebut berbentuk likert dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for Windows. Dari hasil perhitungan SPSS diperoleh hasil paired sample t-test kelompok imajinasi terpimpin dengan skor t hitung adalah 4.425 (> t tabel = 2.048) dan p = 0.001 (<0.05). Terdapat perubahan pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi, yang berarti terapi ini dapat mengurangi kecemasan akan masa depan pada remaja panti asuhan. Hasil uji paired sample t-test kelompok pemetaan hidup dengan skor t hitung adalah 3.474 (> t tabel = 2.048) dan p = 0.004 (<0.05). Terdapat perubahan pada subjek antara sebelum dan sesudah mengikuti terapi pemetaan hidup, yang berarti terapi ini dapat mengurangi kecemasan akan masa depan pada remaja panti asuhan

References

Afdila, J, N. 2016. Pengaruh Terapi Guided Imagery Terhadap Tingkat Stres Pada Manusia Tingkat Akhir Dalam Menyelsaikan. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pen-dekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. 2016. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar Offset.

Az-Zahrani, M. 2005. Konseling Terapi. Jakarta: Gema Insani.

Baumgartner, H., Pieters, R., & Bagozzi, R. P. 2008. Future-Oriented Emotions: Conseptualization and Behavioral Effects. European Journal of So-cial Psychology. 38:685-696

Conley, T. 2006. Breaking Free from The Anxiety Trap. American Psychological Association, 5(2): 98-105.

Darajat, Z. 1976. Perawatan Jiwa Untuk Anak-anak. Jakarta: Penerbit Bulan Bintang.

Efendi, Ferry & Makhfud. 2009. Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Gaol, C, H, R., & Jimmy, L, 2014. A to Z Human Capital (Manajemen Sumber Daya Manusia) Konsep, Teori, dan Pengembangan dalam Konteks Organisasi Publik dan Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana.

Gunawan, A. W. 2003. Genius Learning Strategy. Ja-karta: PT. Ikrar Mandiriabadi.

Hadari, N. 2005. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ilmiah, N. 2015. Terapi Life Mapping dengan pen-dekatan Cognitive Behavior Konselor dalam Me-nangani Siswi yang Membolos di SMA Al-Islam Krian Sidoarjo. Skripsi. Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya.

Joyce, B. 2009. Models of Teaching: Advance Organ-izer. New Jersey: Pearson education Inc.

Kalsum, U. 2012. Kualitas Organoleptik dan Ke-cepatan Meleleh dengan Penambahan Tepung Porang (Amorphopallus onchopillus) sebagai Bahan Stabil. Makassar: Universitas Has-sanudin.

Kaplan H. I., Sadock B. J., & Grebb J. A. 2010. Sinop-sis Psikiatri Jilid 2. Terjemahan Widjaja Kusuma. Jakarta: Binarupa Aksara.

Kerlinger. 2006. Asas–Asas Penelitian Behaviour. Edisi 3. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Latipun. 2007. Psikologi Eksperimen. Malang: UMM Press.

Lazarus, R. 1976. Pattern of Adjustment and Human Effectiveness. Tokyo: McGraw-Hill Kogakusha.

Lubis, N. L. 2009. Depresi: Tinjauan Psikologis. Ja-karta: Kencana Prenada Media Group.

Mayne, B. & Mayne, S. 2005. Life Mapping Mencip-takan Cetak Biru Yang Ampuh Untuk Memuncul-kan Yang Terbaik Dari Dalam Diri Dan Hidup Anda. Bandung: Kaifa.

Muchti. 2000. Pandangan Umum Mengenai Penyesuaian Diri dan Kesehatan Mental serta Te-ori-teori Terkait. Jurnal Ilmiah Psikologi Tera-pan. 3(5):29-40.

Nevid, J. S., Rathus, S. A. & Greene, B. 2006. Abnor-mal Psychology in A Changing World. New Jer-sey: Pearson Prentice Hall.

Novarenta, A. 2013. Guided Imagery Untuk ne-gurangi Rasa Nyeri Saat Menstruasi. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan. 01(02)179-190.

Nurmi, J. E. 1989. Adolescence Orientation to The Future. Departemen of Psychology: University of Helsi

Potter., Patricia, A., & Anne G. P. 2009. Fundamental Keperawatan Buku 1 Ed. 7. Jakarta: Salemba Medika.

Pusat Data Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Departemen Sosial RI Tahun 2004

Rufaidah, E. R. 2009. Efektifitas Terapi Kognitif ter-hadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pen-derita Asma di Surakarta. Tesis. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM

Samples, B. 1999. Revolusi Belajar Untuk Anak. Ban-dung: Kaifa.

Saseno, 2001. Relaksasi sebagai Upaya Mengurangi Kecemasan Menghadapi Studi Mahasiswa Akaper Depkes Magelang. Tesis. Yogyakarta: Program Pasca Sarjana UGM.

Seginer, R. 2003. Adolescent Future Orientation: An Integrated Cultural and Ecological Perspective. Online Readings in Psychology and Culture (Unit 11, Chapter 5). University of Haifa Israel.

Smeltzer, S. C., &Bare, B. G. 2002, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Suddarth Edisi Kedelapan. Jakarta: EGC.

Snyder, C. R., & Lopez, S. J. 2006. Handbook of Pos-itive Psychology. New York: Oxford University Press.

Spadaro, P. 2009. Respect Yourself: Kedahsyatan Memberi dan Menerima. USA: Three Wings Press.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Townsend, M.C. 1977. Psychiatric Mental Health Nursing. Edisi Ketiga. Philadelphia: F. A. Davis Company.

Zaleski, Z. 1996. Future Anxiety: Concept, Measure-ment and Preliminary Research. Person. Indi-vidu. Different 21(2):165-174.

Downloads

Published

2017-06-15