“Dice of Feelings” Untuk Meningkatkan Self-disclosure Pada Remaja Tipe Kepribadian Introvert

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikostudia.v6i1.2359

Keywords:

remaja tipe kepribadian Introvert, self-disclosure, permainan, Dice of Feelings

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan self-disclosure pada siswa kelas X SMK Kesehatan Samarinda setelah diberikan permainan “Dice of Feelings”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sample penelitian ini adalah siswa yang memiliki tipe kepribadian Introvert dan tingkat self-disclosure yang rendah di SMK Kesehatan Samarinda sebanyak 30 orang. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu Uji t dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 21.0 for windows. Dari hasil penghitungan SPSS didapat berdasarkan hasil pengujian Uji t menunjukkan adanya peningkatan tingkat self-disclosure pada subjek siswa kelas X SMK Kesehatan Samarinda setelah diberikan permainan “Dice of Feelings”. Dari hasil analisis data pre test dan post test dengan uji paired t-Test didapatkan hasil t hitung adalah -13,305 (< t tabel = 2,145) dengan 𝑝 = 0,000 (𝑝 < 0.05). Hal tersebut menunjukkan permainan Dice of Feelings yang diberikan berhasil meningkatkan self-disclosure siswa.

References

Altman, I., Taylor, D. A. 2006. Social Penetration: The development or Interpersonal Relation-ship. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Asandi, Q., Rosyidi, H. 2010. Self-Disclosure pada Remaja Pengguna Facebook. Jurnal Penelitian Psikologi, 01(01): 10-25.

Barker, L. L., Gaut, D. A. 2011. Communication. USA: Pearson Education.

Devito, J. A. 2011. Komunikasi Antar Pribadi. Tang-gerang: Kharisma Publishing Book.

Eysenck, H. J., Wilson, G. D. 2008. Know Your Own Personality. Anglesburg: Pelican Books, Ha-zel Watson and Viney, Ltd.

Feist, J., Feist, J. G. 2010. Teori Kepribadian Edisi 7. Jakarta: Salemba Humanika.

Gainau, M. B. 2009. Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Siswa dalam Perspektif Budaya dan Implikasinya Bagi Konseling. Jurnal Ilmiah Widya Warta. 33(01): 1-18.

Hall, C. S., Lindzey, G. 2010. Psikologi Kepribadian 2: Teori-Teori Holistik (Organismik-Fenomenologis). Yogyakarta: Kanisius.

Johnson, D. W. 2009. Reaching Out: Interpersonal Effectiveness and Self Actualization. New Jer-sey: Prentice Hall International.

Laursen, B., Coy, K. C., dan Collins, W. A. 1998. Re-considering changes in parent-child conflict across adolescence: A meta-analysis. Child Development. 69(3): 17-32.

Lestari, S., Asyanti, S. 2009. Area Konflik Remaja Awal dengan Orang Tua: Studi Kuantitatif pada Keluarga di Surakarta. Jurnal Penelitian Hu-maniora. 10(2): 130-137.

O’Connor, P. 2016. Understanding Jung Under-standing Yourself. London: Routledge.

Purwanto, N. 2007. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sari, T. N. K. 2008. Kemampuan Istri Mengelola Konflik Dalam Perkawinan Ditinjau Dari Kecerdasan Emosional. (Skripsi). Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata.

Santrock, J. W. 2009. Remaja Jilid 1 (Edisi 11). Jakarta: Erlangga.

Suryabrata, S. 2008. Psikologi Kepribadian. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Yusuf, S., Nurihsan, A. J. 2007. Teori Kepribadian. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2017-06-15