Pengaruh Kompetensi Pedagogik, Motivasi Berprestasi, dan Supervisi Terhadap Kinerja Guru SMP Negeri se-Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara

Authors

  • H M Marmuni Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kertanegara

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikostudia.v3i2.2248

Keywords:

kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, supervisi, kinerja guru.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, dan supervsi terhadap kinerja guru smp negeri se-kecamatan loa kulu kabupaten kutai kartanegara. Sampel penelitian ini berjumlah 100 orang guru. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik berpengaruh positif terhadap kinerja, motivasi berprestasi berpengaruh positif terhadap kinerja, supervisi berpengaruh positif terhadap kinerja, kompetensi pedagogik, motivasi berprestasi, dan supervisi berpengaruh positif terhadap kinerja.

References

Anwar., P., M. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Rosda Karya.

Dessler, G. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jiid 1. Jakarta: PT. Indeks.

Hall, C. S., & Lindzey, G. 1993. Teoriteori Psikodinamik-Klinis (diterjemahkan oleh Yustinus dan Supratiknya). Jogjakarta: Kanisius.

Komariah, A., & Triatna, C. 2005. Visionary Leadership Menuju Sekolah Efektif. Bandung: Bumi Aksara Kompas Cetak. Susahnya Benahi Profesi Guru. http://64.203.71. 11/0602/21/humaniora /2455732.htm

Kunandar. 2007. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Persiapan Sertifikasi Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kustono, D. 2007. Urgensi Sertifikasi Guru. Makalah Seminar Nasional Dalam Rangka Dies UNY ke-43 tanggal 5 Mei 2007

McClelland, D. C., 1997. Human Motivation. New York: Cambridge University Press.

Moreira, H. Fox, K. R. & Sparkes, A. C. 2002. The Interactive Effects of Communication Quality and Job Involvement on Managerial Job Satisfaction and Work Motivation. The Journal of Psychology; 131, (5), Academic Research Library. Pp: 202- 227.

Mulyasa. 2005. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Jakarta.

Jaya, E. 2005. Peraturan pemerintah RI No 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: CV Eko Jaya.

Permadi & Dadi, A. 2007. Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Bandung: PT. Sarana Panca Karya Nusa.

Pidarta, M. 1992. Pemikiran Tentang Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Satori, D. 2007. Paradigma Baru Supervisi Pendidikan untuk Peningkatan Mutu dalam Konteks Peranan Pengawas Sekolah dalam Otonomi Daerah. Makalah pada Seminar Peranan Pengawas dalam Otonomi Daerah (17 Maret 2004. Bandung: APSI Provinsi Jawa Barat).

Shaari, s., Yaakub, f., & Hashim, A. 2002. Job Motivation and Performance of Secondary School Teachers. Malaysian Management Journal. Vol.6, No. 2, h: 17-24.

Siagian, S. P. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara

Suarli, S. & Bahtiar. 2009. Manajemen Keperawatan dengan Pendekatan Praktik. Jakarta: Erlangga.

Sulastri, Tuti. 2007. Hubungan Motivasi Berprestasi dan Disiplin dengan Kinerja Dosen. Jurnal Optimal, Vol.1, No.1.

Sulistyo., 2008. Mutu Guru Sudah Mutlak Pemerintah Harus Bantu Memperluas Wawasan Guru.

Suryabrata, S. 2002. Metodologi Penelitian, Jakarta: PT Rajawali.

Swanburg, Russel.C. & Swanburg, Richard.J. 1999. Introductory Management and Leadership for Nurses. Second Edition. Canada: Jones and Bartlett Publisher.

Trianto. 2007. Sertifikasi Guru dan Upaya Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi dan Kesejahteraan. Jakarta: Prestasi Pustaka

Undang-Undang RU No.14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen. Jakarta.

Downloads

Published

2014-12-15