Prestasi Belajar Ditinjau Dari Kebiasaan Belajar dan Pengisian Waktu Luang Pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikostudia.v2i2.2240Keywords:
prestasi belajar, kebiasaan belajar, pengisian waktu luang.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan hubungan antara kebiasaan belajar dan pengisian waktu luang dengan prestasi belajar pada siswa sekolah dasar. Instrument penelitian yang digunakan adalah dokumentasi dalam bentuk nilai raport semester akhir untuk melihat prestasi belajar, metode angket untuk skala kebiasaan belajar dan pengisian waktu luang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling nonpropability dengan bentuk sampling purposive dalam pemilihan subjek penelitian. Subjek penelitian adalah siswa SD Negeri 028 Kec. Samarinda Ulu yang berjumlah 60 siswa. Analisis data yang digunakan adalah regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ada hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar pada siswa sekolah dasar (dengan mengontrol inteligensi), semakin efektif kebiasaan belajar, semakin tinggi prestasi belajar (R = 0,314 ; R2 = 10,7 % ; p = 0,016), (2) Ada hubungan positif yang signifikan antara pengisian waktu luang dengan prestasi belajar pada siswa sekolah dasar (dengan mengontrol inteligensi), semakin efektif pengisian waktu luang, semakin tinggi prestasi belajar (R = 0,318 ; R2 = 11 % ; p = 0,015), (3) Ada hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan belajar dan pengisian waktu luang dengan prestasi belajar pada siswa sekolah dasar, semakin efektif kebiasaan belajar dan pengisian waktu luang, semakin tinggi prestasi belajar (R = 0,393 ; R2 = 15,5 % ; p = 0,023).References
Djamarah. S.B. 2003. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Gie, L.T. 2000. Cara Belajar Yang Baik Bagi Mahasiswa. Edisi ke 2. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Gie, L.T. 2002. Cara Belajar Yang Efisien. Jilid I Edisi Ke 5. Yogyakarta: PUBIB (Pusat Belajar Ilmu Berguna).
Gunarsa, S.D. 2000. Psikologi Untuk Membimbing. Jakarta: P.T. B.P. Gunung Mulia.
Hakim, T. 2002. Belajar Secara Efektif. Jakarta: Puspa Swara.
Hurlock, E.B. 1978. Child Development, Tokyo: McGraw-Hill.
Hurlock, E.B. 1991. Psikologi Perkembangan. Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi kelima. (Terjemahan). Alih Bahasa: Istiwidayanti, Soedjarwo, Sijabat. Jakarta: Erlangga.
Lindgren, H.C. 1969. The Psychology of College Success: A Dynamic Approach. New York: John Wiley and Sons.
Maclean, J.R. 1985. Recreation and Leisure The Changing Scene: 4th Edition. New York: Holt Rinehart and Winston. Inc.
Monks, F.J., Knoers, A.M.P., dan Haditono, S.R. 1996. Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mundi, J. 1979. Leisure Education and the Quality of life. Florida: Tallahassee.
Munandar, U. 1999. Pengembangan kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Nuryoto. S. 1995. Psikologi Perkembangan. Hand Out Program Studi Psikologi. Yogyakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada.
Sabri, M.A. 1993. Pengantar Psikologi Umum dan Perkembangan. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sukadji, S. 1988. Keluarga Dan Keberhasilan Pendidikan. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Suryabrata, S. 1987. Pengembangan Tes Hasil Belajar. Jakarta: Rajawali Press.
Suryabrata, S. 1993. Psikologi Pendidikan. Edisi I Cet 6. Jakarta: Rajawali Press.
Walgito, B. 1995. Bimbingan & Penyuluhan di Sekolah. Edisi Ketiga. Yogyakarta: Andi Offset.