Efektivitas Media Audiovisual Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Karies Siswa Kelas 1 SDN 003 Palaran
Abstract
Masalah kesehatan gigi dan mulut khususnya karies atau gigi berlubang merupakan penyakit yang dialami hampir dari setengah populasi penduduk dunia (3,58 milyar jiwa) menurut The Global Burden of Disease Study 2016. Masyarakat khususnya anak-anak diberikan edukasi mengenai kesehatan gigi untuk meningkatkan perilaku kesehatan gigi dan mulut. Rendahnya angka menyikat gigi dengan benar terjadi karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh anak usia tersebut, sehingga pemberian informasi menggunakan berbagai media penting untuk dilakukan. Pengetahuan tentang pencegahan karies dapat ditingkatkan dengan memberikan promosi kesehatan yang mampu memberi pemahaman berupa video audiovisual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan pencegahan karies siswa kelas 1 SDN 003 Palaran. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, desain penelitian yang digunakan Pre-Experimental Design dengan model desain One-Group Pre-Test Post-Test Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas 1 SDN 003 Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner. Anaisis data menggunakan uji t berpasangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test adalah 13,72 dan nilai rata-rata post-test adalah 15,80; dengan nilai Sig. yaitu 0,000.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Glick, M., Williams, D. M., Kleinman, D. V., Vujicic, M., Watt, R. G., & Weyant, R.J. (2016). A new definition for oral health developed by the FDI World Dental Federation opens the door to a universal definition of oral health. Journal of the American Dental Association, 147(12), 915–917. https://doi.org/10.1016/j.adaj.2016.10.001
WHO. (2013). World Health Organization. Important target groups.
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas Provinsi Kalimantan Timur. In Laporan Provinsi Kalimantan Timur RISKESDAS 2018.
Liwe, Marsela, et al. (2015). “Prevalensi Karies Gigi Molar Satu Permanen Pada Anak Umur 6-9 Tahun Di Sekolah Dasar Kecamatan Tomohon Selatan.” E-GIGI. 3,(2).ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/9833/0,10.35790/eg.3.2.20 15.9833. Accessed 17 Oct. 2019.
Cepeda, M. S., Weinstein, R., Blacketer, C., & Lynch, M. C. (2017). Association of flossing/inter-dental cleaning and periodontitis in adults. Journal of Clinical Periodontology, 44(9), 866–871. https://doi.org/10.1111/jcpe.12765
Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Profil kesehatan kota Samarinda. Samarinda: Dinas Kesehatan Kota; 2022.
Nubatonis, M. O., & Ayatulah, M. I. (2019). Promosi Kesehatan Gigi dengan Menggunakan Media Leaflet terhadap Pengetahuan, Sikap, Status Kebersihan Gigi dan Mulut. Jurnal Kesehatan Gigi, 6(2), 147–156. https://doi.org/10.31983/jkg.v6i2.5493
Putri, M. A., & Jusra, H. (2021). Pengembangan Media Audio Visual Dengan Animasi Berbasis Canva Pada Peserta Didik Kelas Vi Sd. Jurnal Pendidikan Dasar.
Handayani, & Arifah. (2016). Hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan kesehatan gigi dan mulut terhadap status kesehatan gigi Remaja Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin. Jurnal PDGI Makassar, 5(2), 44–50. http://jurnal.pdgimakassar.org/index.php/MDJ/article/view/97
Anjum, Y. and Ambrina, Q. (2016) ‘Tooth brush changing frequency and associated socio-demographic and oral hygiene factors among residents of Karachi’, Journal of Dentistry and Oral Hygiene, 8(2), pp. 4–11. doi:10.5897/jdoh2015.0180.
Radochová, V., Slezák, R. and Radocha, J. (2020) ‘Oral manifestations of nutritional deficiencies: Single Centre analysis’, Acta Medica (Hradec Kralove, Czech Republic), 63(3), pp. 95–100. doi:10.14712/18059694.2020.25.
Nurfalah, A., Yuniarrahmah, E., and Aspriyanto, D. 2014. Efektivitas Metode Peragaan dan Metode Video terhadap Pengetahuan Penyikatan Gigi pada Anak Usia 9-12 Tahun di SDN Keraton 7 Martapura.
Hayati, R. N. (2007). Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Motivasi terhadap Minat Bidan Mengikuti Uji Kompetensi di Kota Semarang Tahun 2007. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Semarang. Retrieved 20 Juni 2019 file:///C:/Users/sony/Downloads/78-49-149-1-10-20170216.pdf
Slameto. 2010. Belajar dan faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Papilaya, J.O. & Huliselan, N. 2016, ‘Identifikasi gaya belajar mahasiswa’, Jurnal Psikologi Undip, vol. 15, no. 1, p. 56.
Hidayati, B., Ariyanti, M., & Salfarina. (2018). Efektivitas Gerakan Sholat Dhuha Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Prosiding HEFA, 2(2).
Khasanah NN, Susanto H, dan Rahayu WF. Gambaran kesehatan gigi dan mulut serta perilaku menggosok gigi anak usia sekolah. Jurnal ilmiah permas: jurna ilmiah STIKES kendal. 2019; 9(4): 327-8.
Wijayanti, A., Margawati, A,. & Wijayanti, HS. (2019). Hubungan stres, perilaku makan dan asupan zat gizi dengan status gizi pada mahasiswa tingkat akhir. Journal Of Nutrion College, 8(1), 1-8. Diakses dari http://ejournal3.undip.id/index,php/jnc/
Jumriani, Ariawal, Basrah, A. F., Pariati. (2022). Penggunaan Media Penyuluhan Audio Visual Dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD Kelas V Maccini 2 Kota Makassar. Media Kesehatan Gigi: Makassar.
DOI: http://dx.doi.org/10.30872/MOLAR.v6i1.12802
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Mulawarman Dental Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

