Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Dampak Ortodonti Cekat Pada Mahasiswa Pengguna Ortodonti Cekat Di Universitas Mulawarman
DOI:
https://doi.org/10.30872/MOLAR.v5i1.11808Keywords:
tingkat pengetahuan, ortodonti, dampak ortodonti cekat.Abstract
Latar Belakang: Perawatan ortodonti cekat memiliki resiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras dan lunak rongga mulut. Hal ini dapat terjadi karena pasien yang menggunakan ortodonti cekat memiliki kesulitan untuk dapat menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mengenai dampak ortodonti cekat pada mahasiswa pengguna ortodonti cekat di Universitas Mulawarman. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan rancangan penelitian survei cross sectional yang dilakukan pada bulan Oktober-November 2021. Data diperoleh sebanyak 96 subjek penelitian dengan teknik purposive sampling di Universitas Mulawarman.Hasil: Lebih banyak responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 51 mahasiswa (53,1%). Perempuan memiliki tingkat pengetahuan baik yang lebih dominan sebanyak 42 mahasiswa (43,8%). Mahasiswa yang berusia 22 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik dan cukup yang dominan sebanyak 17 mahasiswa (17,7%). Mahasiswa Fakultas Kedokteran memiliki tingkat pengetahuan baik yang lebih dominan sebanyak 14 mahasiswa (14,6%) Kesimpulan: Gambaran tingkat pengetahuan mengenai dampak ortodonti cekat pada mahasiswa pengguna ortodonti cekat di universitas mulawarman memiliki tingkat pengetahuan baik yang lebih dominan.
Downloads
References
Widhiastutiningsih S, Ediati S, Almujadi. Tingkat Pengetahuan Ortodontik Dengan Kepatuhan Kontrol Pasien Ortodontik Cekat Di Klinik Bright Dental Care Yogyakarta. Artik Publ Poltekes Kemenkes Yogyakarta. 2015;2(1):20–4.
Kurnia D. Ilmu Ortodonsi. Yogyakarta: Poltekes Kemenkes Yogyakarta; 2013.
Ay ZY, Sayin MÖ, Özat Y, Goster T, Atilla AO, Bozkurt FY. Appropriate oral hygiene motivation method for patients with fixed appliances. Angle Orthod. 2007;77(6):1085–9. DOI: https://doi.org/10.2319/101806-428.1
Lastianny SP. Dampak Pemakaian Alat Ortodontik terhadap Kesehatan Jaringan Periodontal. Vol. 19, Majalah Kedokteran Gigi Indonesia. 2012. p. 181. DOI: https://doi.org/10.22146/majkedgiind.15547
Banda S, Suci RA, Saputri D. Gambaran Tingkat Pengetahuan Mengenai Kebersihan Mulut pada Siswa Sekolah Menengah Atas yang Menggunakan Perangkat Ortodonti ( Survei di SMAN 3 Banda Aceh). J Caninus Denstistry. 2016;1(November):20–5.
Amalia M, Anggani HS, Ismaniati NA. Patients knowledge about side effects of orthodontic treatment. Padjadjaran J Dent. 2011;23(2):67–72. DOI: https://doi.org/10.24198/pjd.vol23no2.14015
Attasi, F. & Awartani, F. Oral hygiene status among orthodontics patients. J. Contemp. Dent. Pract. 11, 25-32 (2010). DOI: https://doi.org/10.5005/jcdp-11-4-25
Potter P., A.G.Perry. Fundamental of Nursing Concepts, Process and Practice. 3rd ed. St. Louis: Mosby Year Book; 2012.
Jacob AM, Shenoy N, Bhandary R. Oral Hygiene Awareness and Effect of Orthodontic Treatment on Periodontal Health among Medical Students. J Heal Allied Sci NU. 2017;07(02):031–7. DOI: https://doi.org/10.1055/s-0040-1708707
Arici S, Alkan A, Arici N. Comparison of different toothbrushing protocols in poor-toothbrushing orthodontic patients. Eur J Orthod. 2007;29(5):488–92. DOI: https://doi.org/10.1093/ejo/cjm038
Paryontri BA, Adisiyasha A. Gambaran Pengetahuan terhadap Perawatan Ortodontik Menurut Islam pada Mahasiswa Kedokteran Gigi. Insisiva Dent J Maj Kedokt Gigi Insisiva. 2019;8(1):9–14. DOI: https://doi.org/10.18196/di.8100
Wijanarko CI, Handoko SA, Hutomo LC. Tingkat pengetahuan dan perilaku terhadap status kebersihan gigi dan mulut pengguna piranti ortodontik cekat pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Bali Dent J. 2020;4(1):37–43. DOI: https://doi.org/10.51559/bdj.v4i1.243
Walgito. Pengantar Psikologi Umum. MPKT Modul FK UI. 2018;1.
Mubarak. Promosi Kesehatan: Sebuah Pengantar Proses Mengajar dalam Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2017.
Zuliyani. Gambaran Tingkat Pengetahuan Anak Remaja tentang Bahaya Rokok di SMP 2 Sanden Bantul. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta; 2016.
Monteiro NM, Balogun SK, Oratile KN. Managing stress: The influence of gender, age and emotion regulation on coping among university students in Botswana. Vol. 19, International Journal of Adolescence and Youth. Taylor & Francis; 2014. p. 153–73. DOI: https://doi.org/10.1080/02673843.2014.908784
Himawati M, Herawati H. Perbandingan Persepsi Rasa Sakit Setelah Aktivasi Alat Ortodontik Lepasan pada Pasien di RSGM Unjani dengan Metode Visual Analog Scale (Vas). Insisiva Dent J Maj Kedokt Gigi Insisiva. 2017;6(2):9–14. DOI: https://doi.org/10.18196/di.6283
Foster TD. Buku Ajar Ortodonsi. 3rd ed. Jakarta: EGC; 1993.
Pires LPB, De Oliveira AHA, Da Silva HF, De Oliveira PT, Dos Santos PBD, De Sá Leitão Pinheiro FH. Can shielded brackets reduce mucosa alteration and increase comfort perception in orthodontic patients in the first 3 days of treatment? A single-blind randomized controlled trial. Am J Orthod Dentofac Orthop. 2015;148(6):956–66. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ajodo.2015.07.028
Kvam E, Bondevik O, Gjerdet NR. Traumatic ulcers and pain in adults during orthodontic treatment. Community Dent Oral Epidemiol. 2009;17(3):154–7. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1600-0528.1989.tb00012.x
Travess H, Roberts-Harry D, Sandy J. Orthodontics . Part 6 : Risks in orthodontic treatment. Br Dent J. 2004;196(2):71–7. DOI: https://doi.org/10.1038/sj.bdj.4810891
Lau PY-W, Wong RW-K. Risks and complications in orthodontic treatment. Dent Nurs. 2010;6(6):318–21. DOI: https://doi.org/10.12968/denn.2010.6.6.48172
Tuti Alawiyah. Komplikasi Dan Resiko Yang Berhubungan Dengan Perawatan Ortodonti. J Ilm WIDYA. 2017;4:256–61.
Shroff B. Malocclusion as a Cause for Temporomandibular Disorders and Orthodontics as a Treatment. Oral Maxillofac Surg Clin North Am [Internet]. 2018;30(3):299–302. Available from: https://doi.org/10.1016/j.coms.2018.04.006 DOI: https://doi.org/10.1016/j.coms.2018.04.006
Iswari H. Relaps Dan Pencegahannya Dalam Ortodonti. J Kedokt. 2012;(4):53–8.

