Hubungan Status Gizi dengan Tingkatan Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Klampis Ngasem Surabaya

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/jkmm.v4i1.7991

Keywords:

Elderly, Hypertension, Nutritional Status

Abstract

Hipertensi menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena potensinya yang dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kecacatan atau bahkan kematian. Berkembangnya kasus hipertensi dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti status gizi berlebih. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dengan tingkatan hipertensi pada lansia di Puskesmas Klampis Ngasem Surabaya. Metode penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu lansia yang berusia ≥ 60 tahun yang didiagnosis oleh dokter sebagai penderita hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Klampis Ngasem sejumlah 63 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 36 responden (57,1%) yang memiliki kelebihan berat badan dan sebagian besar (54,0%) responden termasuk dalam kategori hipertensi tingkat 1. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa PValue sebesar 0,048 < 0,05. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan status gizi dengan tingkatan hipertensi pada lansia di Puskesmas Klampis Ngasem Surabaya. Diharapkan lansia dapat meningkatkan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi serta menjaga kondisi berat badan agar tetap stabil.

References

Kementerian PPN/Bappenas. Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs). In: Kementerian PPN. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional; 2020.

WHO. Global Brief on Hypertension: Silent Killer, Global Public Health Crisis [Internet]. Vol. 24. 2013 [cited 2021 Mar 11]. p. 2–2. Available from: http://repository.poltekkes-kaltim.ac.id

Kemenkes RI. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI: Hipertensi Si Pembunuh Senyap. 2019; Available from: https://www.depkes.go.id/article/view/17092200011/profil-kesehatan-indonesia-tahun-2016.html

Kemenkes RI. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Profil Kesehatan Kota Surabaya Tahun 2018. In Surabaya: Dinas Kesehatan Kota Surabaya; 2018.

Rizkiyanti D, Trisnawati Y. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Lansia. J Bina Cipta Husada. 2021;XVII(1):151–160.

Musfirah M, Hartati AN. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Polong Bangkeng Utara Kecamatan Polong Bangkeng Utara Kabupaten Takalar. PREPOTIF J Kesehatan Masyarakat. 2021;5(1):56–67.

Langingi ARC. Hubungan Status Gizi dengan Derajat Hipertensi pada Lansia Di Desa Tombolango Kecamatan Lolak. Coping Community Publishing Nursing. 2021;9(1):46–57.

Damanik S, Sitompul LN. Hubungan Gaya Hidup dengan Hipertensi Pada Lansia. Nursing Arts. 2020;XIV(1):30–36.

Hadi, Zuhrupal M. Analisis Kejadian Hipertensi pada Lansia ditinjau dari Aspek Riwayat Keluarga dan Status Gizi di Puskesmas Kuin Raya Banjarmasin Tahun 2019. In: Prosiding Hasil-Hasil Penelitian Tahun 2019. 2019. p. 554–559.

Paputungan, M. F. S., Warwuru, P. M., Novitasari D. Hubungan Status Gizi dengan Derajat Hipertensi pada Lansia di Desa Tombolango Kecamatan Lolak. Graha Medika Nursing Journal. 2020;3(1):48–58.

Downloads

Published

2022-07-22