Description Nursing Implementation Range of Motion (ROM) In Non-Hemorrhagic Stroke Patients With Physical Mobility Disorders
DOI:
https://doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v4i2.7009Abstract
Stroke merupakan suatu manifestasi penyakit sistemik pada usia lanjut berupa gangguan peredaran darah ke otak yang menyebabkan defisit neurologik, perlu dilakukan intervensi atau rencana tindakan keperawatan yang tepat seperti teknik latihan penguatan sendi/Range Of Motion (ROM). Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan pencarian artikel melalui google scholar, dengan tujuan mengidentifikasi tindakan keperawatan durasi pemberian dan efek sebelum dan sesudah diberikan tindakan keperawatan ROM terhadap kekuatan otot, keseimbangan berjalan dan rentang sendi pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah gangguan mobilitas fisik. Dari hasil studi literatur pada 4 artikel didapatkan gambaran tindakan keperawatan ROM pada pasien stroke, ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan tindakan ROM pada pasien stroke dengan peningkatan kekuatan otot, keseimbangan berjalan dan rentang gerak sendi
Kata kunci : Peningkatan mobilitas fisik, ROM, Tindakan keperawatan
References
Sarbini D, Zulaekah S, Isnaeni F. Gizi Geriatri. Surakarta: Muhammadiyah University Press; 2019.
Kemenkes RI. Stroke Dont Be The One. 2018. p. 10.
Indrawati L, Sari W, Dewi C. Care Your Self Stroke Cegah dan Obati Sendiri. 1st ed. Swadaya Group; 2016 p.
Kusuma AS, Oktavia S. Penerapan Prosedur Latihan Range of Motion (Rom) Pasif Sedini Mungkin Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (Snh). Syntax Lit J Ilm Indones [Internet]. 2020;5(10):1015–21. Available from: https://www.jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/1706/1614
Gea KN. Penerapan Perencanaan Keperawatan dan Implementasi Di Rumah sakit. 2020.
Rahayu SE, Nuraini. Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Ruang Rawat Inap Di RSUD Kota Tangerang. J Ilm Keperawatan Indones [Internet]. 2020;3(2):41–50. Available from: http://jurnal.umt.ac.id/index.php/jik/article/view/2073
Pongantung H, JMJ SAS, Melchi SD. Pengaruh Range Of Motion Pada Ekstermitas Bawah Terhadap Keseimbangan Berjalan Pada Pasien Pasca Stroke Di RS. Stella Maris Makasar. J Ilm Kesehat Diagnosa. 2018;12(3).
Rahmadani E, Rustandi H. Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Hemiparese melalui Latihan Range of Motion (ROM) Pasif. J Telenursing. 2019;1(2):354–63.
Bakara DM, Warsito S. Latihan Range of Motion (Rom) Pasif Terhadap Rentang Sendi Pasien Pasca Stroke. Idea Nurs J. 2016;7(2):12–8.
Fitria, Rahmawati, Suarniati, Helmiati. Penerapan Range of Motion (Rom) Terhadap Kekuatan Otot Pasien Stroke Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aktivitas. J Media Keperawatan. 2019;10(01):59–66.
Anggriani A, Aini N, Sulaiman S. Efektivitas Latihan Range of Motion Pada Pasien Stroke Di Rumah Sakit Siti Hajar. J Healthc Technol Med. 2020;6(2):678.
Pristianto A, Wijianto, Rahman F. Terapi Latihan Dasar. 1st ed. Surakarta: Muhammadiyah University Press; 2018.
Ngatini N, Wardaningsih S, Afandi M. Pengaruh Latihan Pasrah Diri dan Latihan Range of Motion Melalui Discharge Planning Terhadap Perubahan Activity Daily Living pada Pasien Stroke Iskemik. Indones J Nurs Pract. 2016;1(1):48–54.
Dharma K. Pemberdayaan Keluarga Mengoptimalkan Kulaitas Hidup Pasien Pasca Stroke. CV Budi Utama; 2018.
Harahap Z. Pengaruh Latihan (Rom) Pasif Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Pada Pasien Stroke Di Ruang Ra4 Rsup H. Adam Malik Medan Tahun 2014. J Ilm PANNMED (Pharmacist, Anal Nurse, Nutr Midwivery, Environ Dent. 2019;9(3):206–9.
Fitriyansyah M, Susanto T, Rasni H. Pengaruh Latihan Rentang Gerak Ekstremitas Bawah terhadap Keseimbangan Tubuh Lansia di Posyandu Alamanda 99 Kelurahan Jember Lor Kabupaten Jember. Pustaka Kesehat. 2014;2(3):523–9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan.Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).