THE LEVEL OF HEALTH CADRES’ KNOWLEDGE IN THE MANAGEMENT OF FEBRILE SEIZURES IN CHILDREN IN KEDATON DISTRICT, BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.21679Abstract
Pendahuluan : Di Amerika Serikat, insiden kejang demam berkisar antara 2%-5% pada anak usia di bawah 5 tahun (WHO, 2023). Prevalensi kejang demam pada anak di Indonesia mengalami peningkatan dari 3,5% pada tahun 2013 menjadi 5% pada tahun 2023. Kejang demam merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang anak dan harus mendapatkan penanganan secara cepat dan segera. Untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, peran kader sangat berpengaruh. Kader diharapkan berperan aktif dan mampu menjadi pendorong, motivator dan penyuluh masyarakat, sehingga penyuluhan mengenai tata laksana kejang demam perlu diberikan kepada kader untuk mengoptimalisasi peran kader. Tujuan : untuk membuat laporan asuhan keperawatan mengenai optimalisasi peran kader dalam tata laksana demam kejang pada anak di Kecamatan Kedaton Bandar Lampung tahun 2025. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, analisa SWOT, masalah manajemen keperawatan, plan of action, hasil penelitian dan pembahasan. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan kader mengenai tata laksana penanganan kejang demam pada anak untuk optimalisasi peran kader mengalami peningkatan yang signifikan yaitu dari 71% menjadi 96 %. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dapat mengoptimalkan peran kader dalam tata laksana penanganan kejang demam pada anak.
Kata kunci: Pengetahuan, Kader, Kejang Demam
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan.Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).