Teknologi Wireless RFID Untuk Perpustakaan Polnes : Suatu Peluang

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/jim.v5i1.47

Abstract

RFID (Radio Frequency Identification) merupakan proses pengidentifikasian suatu objek secara otomastis dengan frekuensi radio. Ada dua komponen penting dalam sistem RFID yaitu kartu (Tag) dan pembaca (Reader). Pada aplikasinya di perpustakaan, tiap-tiap buku yang akan diidentifikasi ditempeli
tag yang bisa dibaca oleh reader. Proses pembacaan dilakukan tanpa kontak langsung. RFID dapat dipergunakan untuk menjalankan dua fungsi sekaligus yaitu identifikasi dan sekuriti. Kemudian dengan kemampuan self-service, RFID mampu mempercepat layanan sirkulasi peminjaman dan pengembalian buku, meningkatkan pengelolaan koleksi dengan memelihara koleksi pada susunan yang benar (reshelving). Keunggulan RFID lainnya dibanding teknologi barcode adalah adanya tag anti pencurian (anti-thieft detection) serta dukungan layanan self-return books drops. Dengan demikian tool ICT ini akan memberikan peluang peningkatan kualitas pelayanan serta peluang penghematan biaya operasional perpustakaan.

Author Biography

  • Rahmad Hidayat, Politeknik Negeri Samarinda
    Jurusan Teknologi Informasi

References

Maryono, 2005, Dasar-Dasar RFID, Teknologi Yang Berpengaruh di

Perpustakaan , Media Informasi , Volume XIV No.20 halaman 18-29.

Hiasdinata (0900792650), RFID Untuk Sistem Informasi Perpustakaan University Malaysia Perlis (UniMAP), Jurnal Univ.Bina Nusantara.

Randy PIlago Octoferando (7406 030 085), 2009, Aplikasi Sistem Pengaman Mobil dengan RFID dan Face Recognition, PA Jurusan TI PENS- ITS.

http://id.wikipedia.org

http://lib.ugm.ac.id/data/pubdata/pusta/maryono1.pdf

http:// www.cert.or.id/~budi/courses/security/2006-2007/Report-Dedi-Supriatna.pdf

http://www.lib.itb.ac.id/~mahmudin/makalah/ict/ref/RFID.pdf

Downloads

Published

04-06-2016