Desain Sistem Absensi PNS Berbasis Teknologi RFID

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/jim.v4i3.40

Abstract

Badan Kepegawaian Daerah Propinsi Kalimantan Timur masih menggunakan sistem absensi dengan menggunakan tandatangan harian yang akan di rekapitulsi per-bulan dari seluruh instansi di bawah Pemprop Kaltim
Sistem ini memiliki kelemahan yang pada umumnya terjadi hampir di seluruh instansi pemerintahan, yaitu: pemalsuan tandatangan / titip tanda tangan; tanda tangan di luar tenggat waktu yang telah di tetapkan; rekapitulasi yang memakan waktu; boros kertas dan tinta; kurangnya validitas data absensi Kelemahan atau masalah yang terjadi di atas dapat di reduksi dengan menggunakan beberapa sistem absensi digital, salah satunya menggunakan RFID (Radio Frequency Identification). Rancangan sistem absensi menggunakan RFID dapat diimplementasikan sebagai pengganti sistem absensi PNS manual ke digital dengan keunggulan dapat digunakan semua PNS normal maupun cacat (sementara/tetap) anggota badan yang dijadikan ID dalam sistem biometrik

Author Biography

  • Dedy Cahyadi, Mulawarman University
    Computer Science

References

(1) Anonymous, RFID,www.wikipedia.org, 2007

(2) Anonymous, Microsoft and RFID, Microsoft White Paper, September 2004

(3) Heinz, Birgit., RFID White Paper : Technology, System and Applications, BITKOM, Berlin, Juli 2005

(4) Supriatna, Dedi., Studi Mengenai Aspek Privasi Pada Sistem RFID, STEI ITB, Bandung, Januari 2007

(5) Wagner, Mary Ann., Radio Frequency Identification (RFID)Industry White

Paper, www.xiostrategies.com, May 2006

Downloads

Published

04-06-2016