TEKNIK PENCERITAAN DALAM KUMPULAN CERPEN HARGA DIRI KARYA SYAFRUDDIN PERNYATA TINJAUAN FORMALISME RUSIA
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v5i3.3947Keywords:
Cerpen, Formalisme, Teknik PenceritaanAbstract
Fokus penelitian ini menggunakan konsep Victor Shklovsky untuk mendeskripsikan teknik penceritaan yang digunakan pengarang dalam kumpulan cerpen yang berjudul Harga Diri. Teori Formalisme Rusia akan digunakan peneliti untuk memaparkan teknik penceritaan pengarang dan sarana retorika yang dipilih pengarang dalam memperlambat dan mengulur-ulur kisah dalam cerpen. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data terdapat dalam tujuh kumpulan cerpen Harga Diri. Teknik penyediaan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian analisis menggunakan teori Formalisme Rusia pada kumpulan cerpen dapat menunjukan teknik-teknik yang digunakan pengarang dalam pengasingan cerita. Teknik yang digunakan adalah tekni penceritaan orang pertama, teknik penceritaan orang ketiga, teknik penceritaan orang campuran, teknik monolog interior, teknik pengamatan, teknik dialog dan teknik imbas kembali dan pengarang menggunakan gaya bahasa untuk memperindah peristiwa di dalam cerita yaitu terdapat gaya bahasa hiperbola, majas sarkasme, majas perumpamaan, majas sinestesia, majas metafora, majas metonimia, majas personifikasi, dan majas antithesis. Pada akhir cerita, pengarang memanfaatkan suspence untuk menimbulkan efek kejutan atas kenyataan mengenai kehidupan tokoh.
References
Faruk. 2010. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Mustofa, Biari. 2008. Metode Menulis Skripsi & Tesis. Yogjakarta: Optimus.
Pernyata, Syafruddin. 2009. Kumpulan Cerpen Harga Diri. Samarinda: Pustaka Spirit.
Nurgiyantoro, Burhan. 2016. Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra Perkenalan Awal Terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Rokhmansyah, Alfian. 2017. Orde baru sebagai landasan fabula dalam novel entrok karya okky madasari: kajian formalisme rusia. CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics), 1(1), 39-51. http://dx.doi.org/10.30872/calls.v1i1.708
Saleh, Fatuloh. Teori Formalisme ¬– Balaghah dalam Jurnal Humaniora, Vol. XX No. 1 (2014) https://journal.uinjkt.ac.id>index.php>al-turats>article>download (diakses 2 Mei 2019).
Shklovsky, Victor. 1989. “Art and Technique” dalam Modern Literary Theory: A Reader. Philip Rice dan Patricia Waugh (ed.). Great Britain: Edward Arnold.
Downloads
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).