Revitalisasi kesenian Mamanda Kutai oleh Sanggar Seni Budaya Kutai Bensamar dalam menguatkan branding Kampong Adat Tuha

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/jbssb.v9i3.23017

Abstract

Penelitian ini membahas upaya revitalisasi kesenian Mamanda Kutai  oleh Sanggar Seni Budaya Kutai Bensamar sebagai bentuk pelestarian kesenian lokal di Dusun Bensamar, Kutai Kartanegara. Mamanda Kutai  merupakan seni pertunjukan teater klasik dengan iringan musik khas bernama Geduk yang dimainkan saat pelakon keluar dan masuk panggung. Kesenian ini mengalami stagnasi pada tahun 2020 hingga 2022 akibat minimnya minat generasi muda dan kurangnya regenerasi pelaku seni. Revitalisasi dimulai kembali pada tahun 2023 melalui pementasan pada Festival Kampong Adat Tuha Bensamar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi, memanfaatkan teori unsur musik Bruce Benward untuk menganalisis struktur musik Geduk dan teori Revitalization Movements Anthony F. C. Wallace untuk mengkaji aspek non-musikal. Hasil penelitian menunjukkan musik Geduk memiliki struktur khas yang memperkuat suasana pertunjukan, sementara proses revitalisasi enam tahap Wallace berhasil mengembalikan eksistensi Mamanda Kutai  dan memperkuat branding Kampong Adat Tuha.

References

A. Setyoko. (2021). Seni Pertunjukan Indonesia. Samarinda: Mulawarman University Press.

Amane, A. P. O. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin.

Benward, B., & Saker, M. (2008a). Music : In Theory and Practice (EIGHT EDIT; Ryan Mike & Magaziner Marley, eds.). William Glass.

Benward, B., & Saker, M. (2008b). Music in Theory and Practice (Vol. 1). McGraw-Hill.

Fouad, S. (2022). Anthony Wallace and Muslim Reform Movements: A Comparative Understanding from Central and South Asia. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 23(1). https://doi.org/10.14421/esensia.v23i1.3145

Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, J. S. (2014). QUALITATIVE DATA ANALYSIS. SAGE.

Putri, A. D., & Lestari, M. (2021). Adaptasi seni tradisi di tengah modernisasi. Jurnal Seni Dan Masyarakat, 6(2), 113–124.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Vivian, Y. I. (2019). Teori Musik Barat 1 (1st ed.; Asril Gunawan, ed.). Mulawarman University Press.

Vivian, Y. I., Gunawan, A., & Arrazaq, F. Y. (2022). Mamanda Kutai : Karakteristik Ladon pada Lirik dan Musik Karya Mamanda Panji Berseri. Jurnal Mebang: Kajian Budaya Musik Dan Pendidikan Musik, 2(1), 19–48. https://doi.org/10.30872/mebang.v2i1.22

Vivian, Y. I., Putra, B. A., Kuncara, S. D., & Max, J. I. S. D. (2022). Membaca Praktik Musik Mamanda Kutai Lewat Ekosistem Musikal. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 23(3), 181–189. https://doi.org/10.24821/resital.v23i3.7408

Wallace, A. F. C. (1956). Revitalization movements. American Anthropologist, 58(2), 264–281. https://doi.org/10.1525/aa.1956.58.2.02a00040

Wallace, F. C. A. (1956). Movements Revitalization. Americans Anthropologist, Vol. 58 No, 264–281. https://doi.org/https://doi.org/10.1525/aa.1956.58.2.02a00040

Widiastuti, L. (2020). Revitalisasi seni tradisi dalam masyarakat urban. Jurnal Seni Pertunjukan Indonesia, 15(1), 11–20.

Downloads

Published

2025-12-02