Gangguan Berbicara Gagap dan Bibir Sumbing Studi Kasus Mustofa dalam Kanal Youtube: Kajian Psikolinguistik
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v9i4.20053Abstract
Kemampuan berbicara Mustofa mengalami gangguan berupa gagap dan bibir sumbing. Terhambatnya Mustofa dalam mengekspresikan pemikiran melalui sebuah tuturan. Tujuan penelitian mendeskripsikan modus kalimat, bentuk bahasa gagap dan performansi huruf konsonan tuturan Mustofa. Jenis penelitian adalah kepustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan Mustofa. Sumber data unggahan kanal youtube. Pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik dasar catat. Metode analisisnya menentukan data-data, kemudian dianalisis menggunakan teori psikolinguistik intralingual. Hasil penelitian menunjukkan 3 jenis modus kalimat, deklaratif, interogatif, dan imperatif. Bentuk bahasa gagap, pengulangan (repetisi) bunyi vokal dan konsonan, suku kata, kata, frasa. Bentuk perpanjangan, penyisipan/penambahan, penjedaan dan hambatan berbicara. Performansi bunyi konsonan tuturan Mustofa yaitu huruf [t], [k], [g], [c], [j], [b], [p], dan [h]. Modus interogatif, pengulangan kata dan performansi huruf konsonan [k] dan [g] merupakan dominan muncul. Gagap pada Mustofa termasuk gagap ringan, karena faktor psikologisnya membutuhkan penyesuaian terhadap lingkungan dan orang baru.References
Ahmadi, A., & Jauhar, M. (2015). Dasar-dasar Psikolinguistik. Prestasi Pustakarya.
Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2003). Tata bahasa baku bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Depdikbud.
Chaer, A. (2003). Psikolinguistik: Kajian teoritik. Rineka Cipta.
Chaer, A. (2009). Sintaksis bahasa Indonesia: Pendekatan proses. Rineka Cipta.
Chaer, A. (2011). Tata bahasa praktis bahasa Indonesia. Rineka Cipta.
Dardjowidjojo, S. (2003). Psikolinguistik: Pemahaman bahasa manusia. Yayasan Obor Indonesia.
Eka. (2010). Perkembangan anak gagap. Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).
Hikmah, S. N. A., & Mardiyah, A. N. (2022). Kajian psikolinguistik terhadap penyandang stuttering: Studi kasus KD. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2). https://ejournal.iaida.ac.id/index.php/Peneroka/article/view/1351/844
Muslich, M. (2009). Fonologi bahasa Indonesia. PT Bumi Aksara.
Nurbaiti. (2016). Penggunaan kalimat oleh guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 1 Bumi Agung Kabupaten Way Kanan tahun pelajaran 2016/2017 [Skripsi, Universitas Lampung].
http://digilib.unila.ac.id/24142/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf
Putri, S. U. D. (2020). Gangguan berbahasa pada anak berusia sembilan tahun akibat kelumpuhan pada velum mulut: Perspektif fonologi. Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1).
http://jurnal.unimor.ac.id/index.php/JBI/article/view/863/475
Rodiyah, M., Djatmika, & Sawardi, F. X. (2022). Modus kalimat guru TK dalam kegiatan mendongeng di Pasuruan. Jurnal Samasta: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2).
https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SAMASTA/article/view/309-315
Triadi, B. R., & Emha, R. J. (2021). Fonologi bahasa Indonesia. Unpam Press.
Utami, P. S. (2022). Kepercayaan diri penyandang disabilitas gagap di Indonesia Stuttering Community (ISC) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah].
https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/65302/1/PENI%20SRI%20UTAMI-FDK.pdf
Verhaar, J. W. M. (1996). Asas-asas linguistik umum. Gadjah Mada University Press.
Verhaar, J. W. M. (2001). Asas-asas linguistik umum. Gadjah Mada University Press.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).