Mistik Dalam Novel Peter Karya Risa Saraswati
DOI:
https://doi.org/10.30872/jbssb.v9i2.17675Abstract
Cerita fantastik merupakan cerita yang menyajikan pemunculan secara tibatiba suatu peristiwa supranatural dalam dunia nyata. Salah satu representasi terhadap cerita fantastik adalah novel Peter karya Risa Saraswati. Penelitian ini menganalisis mistik yang berfokus pada hubungan tokoh utama dengan pengarangnya dalam novel Peter karya Risa Saraswati. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah mendeskripsikan fakta cerita dalam novel Peter karya Risa Saraswati; mendeskripsikan bentuk mistik yang terdapat dalam novel Peter karya Risa Saraswati. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan data yang berupa kata, frasa, dan kalimat yang terdapat dalam novel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah teknik baca dan catat, kemudian teknik analisis yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini membahas fakta cerita yang terdiri dari tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, dan latar. Lalu membahas aspek kefantastikan dan sturktur cerita fantastik. Kemudian membahas mistik, yang meliputi hal gaib yang diyakini, subsistem agama, bentuk kepercayaan kepada satu Tuhan, sebab akibat yang tidak rasional, mitos, dan pengetahuan tentang Tuhan melalui meditasi.
Hasil dari penelitian ini pada fakta cerita menunjukkan bahwa alur dalam novel Peter karya Risa Saraswati merupakan alur kombinasi (progresif-prospektif). Kemudian latar yang terdiri dari latar tempat, latar waktu, dan latar sosial. Latar sosial dalam novel Peter dibahas berdasarkan tokoh utama dalam cerita. Lalu aspek kefantastikan merujuk pada Djokosujatno (2005) yang terdiri dari tokoh, ruang, dan waktu. Sementara itu, struktur cerita fantastik terdiri dari ambition (keinginan), avertissement (peringatan), transgression (pelanggaran), dan malediction (kutukan/hukuman). Kemudian hasil dari penelitian pada pembahasan mistik yang berfokus pada tokoh utama dengan pengarangnya berdasarkan beberapa aspek. Aspek mistik hal gaib yang diyakini pengarang menimbulkan sebab akibat yang tidak rasional terhadap kepribadian pengarang dan adanya mitos yang diyakini oleh pengarang sehingga pengarang melakukan mediasi guna mengetahui kehidupan masa lalu dari tokoh utama.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
![]()
Every work in Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).