PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJERIAL DALAM MEMACU KINERA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DOI:
https://doi.org/10.52239/jar.v1i4.490Abstract
Peningkatan kemampuan manajerial yang dilakukan di Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara secara aplikatif menunjukkan indikasi mampu membawa perubahan dan kemajuan yang berarti terhadap kempempinan di lembaga tersebut. Hal tersebut dapat diketahui dari kemampuannya dalam menerapkan prinsip-prinsip manajerial. Dengan demikian para pegawai merasa terpacu untuk meningkatkan kinerja. Dari parameter yang ditetapkan dalam sub fokus penelitian, ternyata hanya 4 dari 6 (enam) item yang dapat diaplikasikan dengan baik, diantaranya dalam hal kemampuan dalam memberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian, memberikan kompensasi, meningkatkan fasilitas kerja, dan melakukan pengawasan, sedangkan mengenai kemampuan dalam pengembangan sumber daya manusia, dan penempatan kerja pegawai kurang optimal. Adapun kendala yang dihadapi dalam pengingkatan kemampuan manajerial di Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara dalah kurang optimalnya kemampuan Sekretaris Daerah dalam meningkatkan kemampuan manajerial pada unsur pimpinan di lingkungan kerja Sekretariat daerah disebabkan oleh beragamnya kemampuan manajerial pimpinan desparitas karakteristik dan komitmen pegawai dan terbatasnya alokasi anggaran untuk mendukung peningkatan kemampuan manajerial di Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.References
Anonimus, Undang–undang Nomor 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok Kepegawaian. Indonesia, Jakarta.
______, Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan pegawai negeri sipil. Indonesia, Jakarta.
______, Keputusan Menteri Pendayagaunaan Aparatrur Negara. Nomor 101 tahun 2004 tentang Peningkatan Kompetensi Aparatur. Indonesia. Jakarta.
______, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Indonesia. Jaarta.
______, Keputusan Menteri Pendayagaunaan Aparatrur Negara. Nomor 101 tahun 2004 tentang Peningkatan Kompetensi Aparatur. Indonesia. Jakarta.
Arikunto, Suharsimi, 1990, Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi.
Burhan, Bungin, 2005. Metode Penelitian Kualitatif, Gramedia, Jakarta.
Cohen dan Uphoff. 1977. Rural Development Participation, Concepts, Measures for Project Design. Development Monograf Number 2, Rural Development Committee Center for International Studies Cornell University.
Kartono, Kartini. 2003, Pemimpin dan Kepemimpinan, Alumni, Bandung.
Lok dan Crawford. 2001. An Introduction to Political Science, Ed ke-6, Prentice-Hall, Inc, Englewood Cliffs, New Jersey
Mangkunegara,AP.(2002). Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Perusahaan. Bandung : Remaja Rosda Karya
Manullang, 2001 . Beberapa Aspek Administrasi Pemerintah Daerah, Pembangunan, Jakarta.
Mulyasa,E. 2003. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung : Remaja Rosda Karya.
______, 2007.. Standar Kompetensi Dan Sertifikasi Guru. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya
Robbin, Stephen, 2006, Organization Theory: Structure, Design and Applications, Terjemah Jusuf Udaya, Teori Organisasi: Struktur, Desain dan Aplikasi, Jakarta, Arcan.
Ruky. 2002. Perilaku Organisasi, Pustaka Binaman Presindo, Jakarta
Siagian, Sondang P. (1983). Filsafat adm-inistrasi, Jakarta: Gunung Agung.
______, 2005. Administrasi Pembangunan. Bumi Aksara. Jakarta
______, 2002. Kepemimpinan dan Perilaku Administrasi, Bina Aksara, Jakarta.
Wahjosumidjo, 2003. Kepemimpinan Kepala Sekolah, Tinjauan Teoritik Dan permasalahannya. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.