REPRESENTASI K-FOOD DALAM PEMBERITAAN MEDIA ONLINE INDONESIA: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL FAIRCLOUGH
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v12i1.24396Keywords:
K-Food, Hallyu, Analisis Wacana Kritis, Fairclough, Media OnlineAbstract
ABSTRAK
Fenomena Gelombang Korea (Hallyu) telah mendorong penyebaran budaya Korea Selatan ke berbagai aspek kehidupan di Indonesia, salah satunya melalui kuliner atau K-Food. Media daring memiliki peranan penting dalam membentuk dan menyebarkan diskursus mengenai tren K-Food, tidak hanya sebagai produk makanan, melainkan juga sebagai simbol gaya hidup, modernitas, dan komoditas global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi K-Food dalam pemberitaan media daring di Indonesia dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis dari Norman Fairclough. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan sumber data berupa lima artikel berita dari media daring nasional, yaitu Kompas.com, Kumparan.com, CNN Indonesia, IDN Times, dan Detik Food. Analisis ini dilakukan melalui tiga dimensi dalam pendekatan Fairclough, yaitu analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosio-kultural. Hasilnya menunjukkan bahwa media Indonesia cenderung merepresentasikan K-Food secara positif melalui pilihan diksi yang afirmatif didukung dengan legitimasi data ekonomi, sehingga membingkai K-Food sebagai tren global yang modern dan menguntungkan. Di level praktik diskursif, teks lebih didominasi oleh sumber institusional dari Korea Selatan dengan minimnya penyajian suara kritis atau perspektif lain seperti industri kuliner Indonesia, pengamat budaya lokal, atau UMKM. Sementara itu, pada level praktik sosio-kultural, K-Food diposisikan sebagai simbol modernitas dengan nilai ekonomi tinggi. Diskursus K-Food mencerminkan dominasi budaya global Korea Selatan yang diperkuat oleh globalisasi, konsumerisme, dan strategi gastrodiplomasi.
References
DAFTAR PUSTAKA
Appadurai, A. (1996). Modernity at large: Cultural Dimensions of Globalization (Vol. 1). University of Minnesota Press.
Assa’adah, K. v. (2021). South Korean Gastrodiplomacy Strategy in Implementing K-Halal Food (Korean Halal Food) in Indonesia in 2012-2021. Jurnal Unida Gontor.
Couldry, N. (2013). Media, society, world: Social theory and digital media practice (1st ed., Vol. 15).
Corvo, P. (2015). Food Culture, Consumption and Society (João Castro Santos, Ed.). Macmillan Publisher .
Creswell, J.W. and Poth, C.N. (2018) Qualitative Inquiry and Research Design Choosing among Five Approaches. 4th Edition, SAGE Publications, Inc., Thousand Oaks.
Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. Routledge.
Jang, G., & Paik, K. W. (2012). Korean Wave as Tool for Korea’s New Cultural Diplomacy . Advances in Applied Sociology, 2(3).
Machin, D., & Mayr, A. (2023). How to Do Critical Discourse Analysis: A Multimodal Introduction . SAGE Publisher, Inc .
Masbudi, M., Yuwono, E. C., & Kurniawan, A. S. (2014). Perancangan Buku Pengenalan Makanan Khas Korea. J. DKV Adiwarna, 1(4).
Ma’shumah, K. N. (2021). Konstruksi Ideologi Pemerintah atas Praktik Radikalisme, Anarkisme dan Intoleran oleh Ormas: Sebuah Pendekatan Tekstual dan Kritis. Jurnal Bahasa Dan Budaya Universitas Ahmad Dahlan, 2(1).
Moon, H.-J., & Cha, Y. (2023). Sustainability of K-Food: focused on the change in the health values of K-Food. Journal of Ethnic Foods, 10(23).
Muljabar, H. (2019). Gastrodiplomasi Halal Food Korea Selatan di Indonesia Melalui Penggunaan Halal Food Tahun 2013-2018. UMY Repository.
Musriaparto, Junaidi, & Kholida, M. (2024). Budaya Popular dan Muslim Fans Korea: Concumers’ Experience Pada Korean Food Halal di Hana Gimbab Yogyakarta. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(2), 2.
Putri, P. I., Liany, P. D. F., & Nuraeni, R. (2019). K-Drama dan Penyebaran Korean Wave di Indonesia. Jurnal Unpad, 3(1).
Prameswari, M. N., Susiatiningsih, H., & Winding, R. (2022). Gastrodiplomasi Korea Selatan dalam Upaya Nation Branding di Indonesia sebagai Negara Muslim Terbesar. Journal of International Relations, 8(4).
Ri’aeni, I., Suci, M., Pertiwi, M., & Sugiarti Tias. (2019). Pengaruh Budaya Korea (K-POP) Terhadap Remaja di Kota Cirebon. Jurnal Komunikasi, 1(1).
Rose, N. H. G., Rahmatulummah, A., & Mardanita, S. (2025). From Kitchen to Diplomacy: Korean Cuisine As Sost Power. Budi Luhur Journal of Strategic & Global Studies, 3–8.
Suhendra, & Pratiwi, S. F. (2024). Peran Komunikasi Digital dalam Pembentukan Opini Publik: Studi Kasus Media Sosial. IAPA | Universitas Sriwijaya.
Wicaksono, A. M., Patricia, A., & Maryana, D. (2021). Pengaruh Fenomena Tren Korean Wave dalam Perkembangan Fashion Style di Indonesia. Jurnal Sosial Politika, 2(2).
Yuliana, D., Maharani, D., Hafsah, Supriadi, H., Yusrafli, M., & Malik, I. (2025). Pengaruh Korean wave (Industrial Hiburan) Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa FKIP, Universitas Mataran. Jurnal SocEd Sasambo, 3(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
