Perempuan dalam belenggu sistem kelas sosial pada novel Gadis Pantai dan cerpen “Sagra”
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v11i0.22644Keywords:
perempuan, kelas sosial, sosiologi sastraAbstract
Kehidupan masyarakat kerap terepresentasi dalam karya sastra, tidak terkecuali tekanan yang dialami oleh perempuan dari berbagai latar belakang budaya dan zaman. Penelitian ini membahas dua tokoh perempuan berlatar belakang budaya Jawa dan Bali dari zaman yang berbeda pada novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer, dan Cerpen “Sagra” karya Oka Rusmini. Melalui tokoh-tokoh dalam kedua karya sastra tersebut, terlihat adanya isu ketimpangan relasi kuasa dalam sistem kelas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan representasi keterbelengguan perempuan dalam dua budaya dan zaman yang berbeda. Untuk dapat mencapai tujuan penelitian tersebut, maka akan digunakan kerangka studi gender dan pendekatan sosiologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam kedua karya sastra tersebut perempuan ditampilkan sebagai komoditas, meskipun kedua tokoh tersebut memiliki keberdayaan diri, tetapi mereka tetap menjadi korban dalam sistem kelas sosial. Hal tersebut disebabkan oleh latar belakang kelas sosial mereka yang dianggap lebih rendah. Selain itu, ketimpangan relasi kuasa pun tercerminkan melalui konflik antartokoh.
References
Creese, H. (1998). Women of the Kakawin world: Marriage and sexuality in the Indic courts of Java and Bali. Allen & Unwin.
Darban, A. A. (1998). Sejarah sosial masyarakat Jawa. Pustaka Pelajar.
Damono, S. D. (2018). Sastra bandingan: Pengantar ringkas. Gramedia Pustaka Utama.
Farida, N., & Andalas, E. F. (2019). Representasi kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam Novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(1), 74–90. https://doi.org/10.22219/kembara.v5i1.7447
Mariri, N. (2002). Warna lokal Bali dalam kumpulan cerpen Sagra karya Oka Rusmini. Universitas Airlangga Repository. https://repository.unair.ac.id/51364/
Rojak, M. A., Rahayu, L. M., & Priyatna, A. (2017). Subjektivitas perempuan dalam cerpen “Cenana” karya Oka Rusmini. Pesona: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 100–114. https://doi.org/10.26638/jp.440.2080
Rusmini, O. (2012). Sagra. Grasindo.
Saputro, E., Sukowati, I., & Arifin, Z. (2025). Ketidakadilan gender dalam kumpulan cerpen Sagra karya Oka Rusmini: Kajian feminisme. LISTRA: Jurnal Linguistik dan Sastra Terapan, 2(2), 34–39. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/LISTRA/article/view/9481
Setiawan, H. (2016). Representasi perempuan dalam Novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Jurnal Poetika, 4(2), 115–128. https://doi.org/10.22146/poetika.20134
Supriatna, I. (2008). Sistem sosial dan budaya Bali. Udayana University Press.
Toer, P. A. (2000). Gadis Pantai. Lentera Dipantara.
Windari, R. (2021). Perempuan dalam sistem kasta Bali: Analisis karya-karya Oka Rusmini. Jurnal Kajian Sastra, 10(1), 45–59. https://doi.org/10.24843/jks.2021.v10.i01
Wiyatmi. (2013). Sosiologi sastra. Ombak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
