Makna dan Unsur Budaya dalam Lirik Lagu Daerah Lampung “Cangget Agung”: Kajian Antropolinguistik
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v10i1.13538Abstract
Bahasa dan kebudayaan adalah dua aspek yang saling terhubung. Bahasa digunakan oleh manusia sebagai suatu alat untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan ide, gagasan, dan pikiran. Manusia dianggap sebagai aktor atau pelaku budaya karena dari ide, gagasan, dan pikiran yang dihasilkan itulah suatu kebudayaan hadir. Hal tersebut dapat diwujudkan dalam sebuah karya, salah satunya melalui sebuah lagu yang dianggap sebagai salah satu bentuk tradisi lisan. Syair sebuah lagu daerah mengandung pesan-pesan, nilai, norma, yang merepresentasikan suatu kelompok. Sebagai suatu karya, syair dari sebuah lagu ditulis dengan mempertimbangkan nilai keindahan yang terkadang pesannya tidak bisa langsung dimaknai begitu saja. Oleh sebab itu, penelitian ini hadir untuk mendeskripsikan mengenai makna dan unsur budaya yang ada pada lagu daerah Lampung “Cangget Agung”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatis deskriptif dan mengaplikasikan teori semiotika Roland Barthes dan teori unsur budaya oleh Kluckhon. Temuan dari penelitian ini adalah makna denotasi dan konotasi didapat dari leksikon pada lagu yang memuat istilah budaya. Unsur kebudayaan yang ditemukan adalah bahasa, sistem peralatan hidup dan teknologi, dan sistem kekerabatan.
Kata kunci: antropolinguistik, budaya, cangget agung, makna
References
Al Khafidz, L. (2014). Pergeseran budaya hindu ke islam : studi tentang ritual manganan perahu di desa palang kecamatan palang kabupaten tuban jawa timur [UIN Sunan Ampel Surabaya]. http://digilib.uinsa.ac.id/903/2/Bab%202.pdf
Arif, M. Z. (2016). ANALISIS MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF PADA TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI KARANGAN SISWA KELAS VII MTs NEGERI SURAKARTA II [Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://eprints.ums.ac.id/46464/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
Astrea, A. (2019). Analisis Majas dalam Lirik Lagu Daerah Sambas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran . Khatulistiwa, 8(6), 1–12.
Cathrin, S. (2022). Filosofi Cangget Agung dalam Tradisi Masyarakat Lampung. Ilmu Budaya, 6(3), 972–986.
Cobley, P., & Jansz, L. (2012). Introducing Semiotics: A graphic guide. Icon Books Ltd.
Creswell, J. (1998). Qualitative Inquairy and Research Design. Sage Publication.
Duranti, A. (1997). Linguistic Anthropology. Cambridge University Press.
Hadikusuma, H., Arifin, R., & Barusman, R. (1996). Adat Istiadat Daerah Lampung. CV. Arian Jaya.
Haryono, S. R., & Putra, D. K. S. (2017). IDENTITAS BUDAYA INDONESIA: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM IKLAN AQUA VERSI “TEMUKAN INDONESIAMU” . Acta Diurna, 13(2), 67–88.
Iswanto, I., Arnold, V. J., Kabnan, J., & Salau, T. (2021). Kajian Antropolinguistik Bentuk Lingual Umbu Dalam Nyanyian Tidur “Ille Le” Pada Masyarakat Melolo, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. JALABASA, 17(2), 180–191.
Lustyantie, N. (2012). Pendekatan Semiotik Model Roland Barthes dalam Karya Sastra Prancis. Seminar Nasional FIB UI, 1–15.
Martiara, R. (2012). Nilai dan Norma Budaya Lampung Dalam Sudut Pandang Strukturalisme. Program Pascasarjana ISI Yogyakarta.
Muhammad, F., Hidayat, D. N., & Alek, A. (2021). An Analysis of Figurative Language in Maroon 5 – Nobody’s Love Song Lyrics. Wanastra: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 13(1), 32–38.
Mu’in, F., Jumadi, & Noortyani, R. (2023). Antropolinguistik Kajian Bahasa Dalam Perspektif Budaya. Eureka Media Aksara.
Perangin-angin, A., & Sibarani, R. (2016). Teori Duranti dalam Tradisi Mengket Rumah Mbaru pada Masyarakat Karo. Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 2(1), 62–69.
Rosidin, O., & Hilaliyah, T. (2022). Kajian Antropolinguistik Leksikon Etnomedisin Dalam Tradisi Pengobatan Tradisional Masyarakat Sunda Di Kabupaten Lebak Dan Kabupaten Pandeglang. Aksara, 34(1), 154–166.
Roveneldo, N. (2019). Gaya Bahasa Repetisi Lagu Klasik Lampung Dialek O Dalam Kajian Linguistik Antropologis. Mabasan, 13(2), 137–150.
Rusmana, D. (2005). Tokoh dan Pemikiran Semiotik. Tazkiya Press.
Saputri, O. B. T. (2022). Nilai-Nilai Moral dalam Pepaccur Masyarakat Lampung (analisis Semiotika Roland Barthes) [UIN Raden Intan Lampung]. http://repository.radenintan.ac.id/22045/1/PUSAT%20BAB%201%20DAN%205.pdf
Setiawati, A., Ayu, M., Wulandari, S., & Putri, V. A. (2021). Analisis gaya bahasa dalam lirik lagu “Bertaut” Nadin Amizah: Kajian stilistika. Jurnal Penelitian Humaniora, 26(1), 26–37.
Sibarani, R. (2015). Pendekatan Antropolinguistik terhadap Kajian Tradisi Lisan. Retorika: Jurnal Ilmu Bahasa, 1(1), 1–17.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
