REPRESENTASI DAN IDENTITAS MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI
DOI:
https://doi.org/10.30872/calls.v0i0.13146Keywords:
identitas, multikulturalisme, representasi, novel Ronggeng Dukuh ParukAbstract
Konflik yang disebabkan karena perbedaan budaya dapat menimbulkan adanya perpecahan, perbedaan budaya, mayoritas-minoritas, selain itu, budaya yang lahir dari kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang tidak suka membaca dan mempertimbangkan makna suatu berita atau memahami suatu isu dapat menimbulkan kasus provokasi. Padahal, negara selama ini kerap menggaungkan ampuhnya pendekatan multikulturalisme, yakni penghormatan dan akomodasi atas kebutuhan dan ekspresi dalam keragaman budaya. Dalam konteks Indonesia, negara yang kaya akan keanekaragaman budaya, multikulturalisme menjadi suatu nilai yang penting untuk dipelajari dan dipahami. Salah satu bentuk pengungkapan multikulturalisme adalah melalui karya sastra berupa novel yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk representasi dan identitas multikulturalisme yang terdapat dalam novel. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data diperoleh berupa kutipan kalimat dialog, dan narasi yang bersumber pada novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan dasar teori representasi dan identitas budaya Stuart Hall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ronggeng Dukuh Paruk mampu menggambarkan keragaman budaya yang ada dalam masyarakat Jawa, melalui representasi dan identitas budaya dalam konteks mental dan bahasa. Masyarakat Jawa memberikan kebebasan kepada masyarakat Desa Dukuh Paruk untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan mereka sendiri yang tampak dari karakter (mental) tokoh-tokoh dalam cerita sebagai representasi dan identitas budaya, serta penggunaan bahasa sehari-hari yang cabul dan kasar sebagai ekspresi mental warga desa Dukuh Paruk. Penyesuaian budaya dalam situasi tertentu juga tidak dapat dihindari, maka harus ditrima sebagai bentuk penjagaan hidup yang harmoni.
References
Agustian, M. (2019). Pendidikan Multikultural. Jakarta: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Hall, S. (1997). Representaton: Cultural Representations and Signifying Practices. London: SAGE Publications.
Hall, S., Hobson, D., Lowe, A., & Willis, P. (2005). Culture, Media, Language. London: CCCS.
Hatim, M. (2019). Kesepadanan Gramatikal Terjemahan Novel "Laskar Pelangi" Oleh Andrea Hirata ke dalam Bahasa Inggris melalui Google Translate. Klaten: Penerbit Lakeisha.
Hidayat, Y. (2021). Kajian Psikologi Sastra dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi. Solo: Penerbit Yayasan Lembaga Gumun Indonesia.
Khobir, H. A., Jaeni, M., & Basith, A. (2019). Multikulturalisme: Dalam Pandangan Ulama. Bojong: Penerbit NEM.
Lestari, E. (2017 ). Representasi Wujud Budaya di Masyarakat Multikultural dalam Novel Burung-Burung Rantau Karya Y.B Mangunwijaya. Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 196-209.
Parekh, B. (2006). Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. London: Palgrave Macmillan.
Pradanti, D. W., Udin, S., & Sholehhudin, M. (2022). Analisis Unsur Intrinsik Novel "Sesuap Rasa" Karya Catz Link Tristan Hubungannya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Pendidikan Edutama, 1-6.
Rutheford, J. (1990). Identity: Community, Culture, Difference. Dalam S. Hall, Cultural Identity and Diaspora (hal. 222-237). London: Lawrence & Wishart Publisher.
Suparlan, P. (2002). Multikulturalisme. Jurnal Ketahanan Nasional, 9-18.
Tohari, A. (1982). Ronggeng Dukuh Paruk (Buku Pertama Dari Trilogi). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Tohari, A. (1985). Lintang Kemukus Dinihari. Jakarta: Gramedia.
Tohari, A. (1986). Jentara Bianglala (Buku Ketiga Dari Trilogi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Every works in CaLLs is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
