ANALISIS DAMPAK EKONOMI EKOWISATA PULAU BERAS BASAH KOTA BONTANG (Economic Impact Analysis Of Beras Basah Island Ecotourism In Bontang City)
DOI:
https://doi.org/10.35941/jakp.7.1.2024.11141.21-29Keywords:
Impact, Economy, EcotourismAbstract
Beras Basah Island in Bontang City has become one of the attractions of marine ecotourism. Ecotourism activities on Beras Basah Island cause an economic impact on local communities. So this study aims to determine the economic impact of ecotourism on Beras Basah Island, Bontang City. The data analysis method used is a multiplier analysis consisting of Keynesian Local Multiplier Income, Ratio Income Multiplier Type I and Ratio Income Multiplier Type II. Based on the results of the analysis conducted, it can be concluded that the ecotourism business on Beras Basah Island has not had an impact on the local community, this can be seen in the Keynesian Income Multiplier of 0.22, the Type I Income Multiplier Ratio was recorded at 1.47 and the Type II Income Multiplier Ratio was 1.91.
Downloads
References
Adhiyaksaa, M, dan Annisa Mu’awanah Sukmawatia. 2021. Dampak Wisata Bahari bagi Kondisi Ekonomi Masyarakat Desa Kolorai, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. Journal of Urban and Regional Planning. 2 (2), 7-18. 10.26418/uniplan.v2i2.46501
Aliansyah, Helmi dan Wawan Hermawan. 2019. Peran Sektor Pariwisata pada Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Jurnal Bina Ekonomi. 23 (1) 39-55. https://journal.unpar.ac.id/index.php/BinaEkonomi/article/view/4654/3216
Aspiany., Anggoro, S., Purwanti, F., & Gunawan, B. I. 2019. Strategies for sustainable ecotourism development in the marine waters of Bontang City , Indonesia. AACL Bioflux, 12(5), 1779–1787. http://www.bioflux.com.ro/docs/2019.1779-1787.pdf
Badan Pusat Statistik Kota Bontang (BPS Kota Bontang). 2022. Kota Bontang dalam Angka 2022. BPS Kota Bontang
Budiarsa, Anugrah Aditya., Muhammad Syahrir., dan Adnan. 2015. Tinjauan Kelayakan Ekologi Pulau Beras Basah kota Bontang Sebagai Kawasan Wisata Bahari. Jakarta: Seminar Nasional Perikanan.
Hijriati, Emma dan Rina Mardiana. 2014. Pengaruh Wisata Berbasis Masyarakat Terhadap Perubahan Kondisi Ekologi, Sosial Dan Ekonomi Di Kampung Batusuhunan, Sukabumi. Sodality Jurnal Sosiologi Pedesaan. 2(3) : 146-159.mhttps://doi.org/10.22500/sodality.v2i3.9422
Hartono, R., Fahrizal, W dan Susilo, H. 2023. Analisis Dampak Ekonomi di Kawasan Taman Wisata Graha Mangrove Kota Bontang. Jurnal Juvenil. 4(4)
Muljadi, M., & Warman, A. 2014. Kepariwisataan dan Perjalanan. Raja Grafindo Persada.
Peraturan Gubernur Kalimantan Timur No. 32 Tahun 2021 Tentang Rencana Pengelolaan Dan Zonasi Kawasan Konservasi Perairan Bontang Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021-2041
Putra, A. P., Wijayanti, T dan Prasetyo, J. S. 2017. Analisis Dampak Berganda (Multiplier Effect) Objek Wisata Pantai Watu Dodol Banyuwangi. Journal of Tourism and Creativity. 1(2)
Putri, Emmita Devi Hari, Atun Yulianto, Dyah Mustika Wardani, dan Lilik Edi Saputro. 2022. Dampak Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Terhadap Wisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27 (3) :317-327 . https://doi.org/10.30647/jip.v27i3.1632
Ramadhani, Gita Yohanes Bahari dan Izhar Salim. 2019. Analisis Dampak Adanya Wisata Mangrove Pada Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Di Desa Pasir Kabupaten Mempawah. Proceedings International Conference on Teaching and Education (ICoTE). Universitas Tanjung Pura.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta
Vanhove, N. 2005. The Economics of Tourism Destinations. Elsevier Butterworth-Helnemann, Oxford University. United Kingdom
Koroy,Kismanto,Fredinan Yulianda dan Nurlisa A. 2017. Pengembangan Ekowisata Bahari Berbasis Sumberdaya Pulau-Pulau Kecil di Pulau Sayafi dan Liwo, Kabupaten Halmahera Tengah. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan. 8(1):1-17
Downloads
Published
Issue
Section
License
[EN]
Unless otherwise stated, articles published in the Journal of Agribusiness and Agricultural Communication (JAKP) are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to share, copy, redistribute, adapt, remix, transform, and build upon the published material for any purpose, including commercial use, provided that:
- Appropriate credit is given to the author(s) and the original publication in JAKP
- A link to the applicable Creative Commons license is provided
- Any changes made to the original work are clearly indicated
- Any adapted or derivative work is distributed under the same or a compatible license
The copyright of the published work remains with the author(s), while JAKP retains the right of first publication.
Full license terms are available at:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
[ID]
Kecuali dinyatakan lain, artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian (JAKP) dilisensikan berdasarkan Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Berdasarkan lisensi ini, pengguna diperbolehkan untuk membagikan, menyalin, mendistribusikan ulang, mengadaptasi, memodifikasi, mengembangkan, dan menggunakan kembali materi yang telah diterbitkan untuk berbagai tujuan, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa:
- Atribusi yang sesuai diberikan kepada penulis dan publikasi asli di JAKP
- Tautan menuju lisensi Creative Commons yang berlaku dicantumkan
- Setiap perubahan terhadap karya asli dinyatakan secara jelas
- Setiap karya adaptasi atau turunan didistribusikan menggunakan lisensi yang sama atau lisensi yang kompatibel
Hak cipta atas karya yang diterbitkan tetap berada pada penulis, sedangkan JAKP memperoleh hak publikasi pertama.
Ketentuan lengkap lisensi tersedia di:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/