Kecedasan Emosi Pada Anak Dewasa Awal yang Ayahnya Melakukan Perseligkuhan

Nur Fitriyani, Andreas Agung Kristanto

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecerdasan emosi pada anak dewasa awal yang ayahnya melakukan perselingkuhan. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian menggunakan teknik Purposif Sampling dan metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam, serta informan yang terkait dengan tiga subjek yang ayahnya melakukan perselingkuhan. Hasil penelitian menunjukan kecerdasan emosi pada anak dewasa awal yang ayahnya melakuka perselingkuhan, dimana ketiga subjek memiliki kecerdasan emosi yang berbeda-beda. Pada subjek pertama AT, Memiliki kecerdaaan emosi yang baik dalam penyelesaian masalah. Pada subjek kedua FN kurang dalam kemampuan untuk bersosial namun memiliki kecerdasan emosi yang baik dalam penyelesaian masalah. Pada subjek ketiga, butuh dukungan emosional dan ketegasan dari orang sekitar. Kurang memiliki kecerdasan emosi yang baik dalam menyelesaikan masalah

Keywords


Kecerdasan emosi; Perselingkuhan; dampak perselingkuhan

Full Text:

XML

References


Adriani, Dian dan Rochani, S. 2010. Skema Perselingkuhan Dalam Pernikahan Dan Intensi Untuk Menikah Pada Wanita Dewasa Muda Yang Orang Tuanya Berselingkuh. Jurnal Psikologi, Vol. 3. Nomor 2. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Afifah, L. A. 2020. Perselingkuhan Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Penyimpangan Perilaku Anak di Kabupaten Semarang Tahun 2020. Tesis. Semarang: IAIN Salatiga.

Cooper dan Sawaf. 1999. Executive EQ: Kecerdasan EmotionalDalam Kepemimpinan dan Organisasi. (terjemahan Widodo). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Goleman, D. 1997. Kecerdasan Emosional (terjemahan Hermaya T). Jakarta: PT Gramedia.

Goleman, D. 2001. Working with Emotional Intelligence, Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hawari, Dadang. 2001. Love Affair (Perselingkuhan) Prevensi dan Solusi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hawari, Dadang. 2002. Love Affair (Perselingkuhan) Prevensi dan Solusi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hurlock, E. B. 2009. Psikologi Perembangan. Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

McCullogh, Pargament, I. K dan Thoresen, E. C. 2000. Forgiveness: Theory Research and Practice. Guilford Press Publication, Inc. New York.

Muhajarah, Kurnia. 2016. Perselingkuhan Suami Tewrhadap Istri dan Upaya Penanganannya. Sawwa Volume 12, Nomor 1. Semarang: Universitas Islam Negeri.

Miles, B. M. dan Huberman, A. M. 1986. Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New methods. Beverly Hills: Sage Publications.

Monks. 2004. Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Poewandari, E. K. 2007. Pendekatan Kualitatif Dalam Penelitian Psikologi. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia: LPSP3.

Santrock, John W. 2012. Life-Span Development, Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.

Sarwono, S. W. 2002. Individu dan Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Bali Pustaka.

Siahaya, A. 2009. Hubungan Antara Daya Tarik Fisik Istri Dan Kualitas Komunikasi Suami Istri Dengan Intensi Perselingkuhan Pada Suami Yang Bekerja Sebagai PNS. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikoborneo@fisip.unmul.ac.id

Creative Commons License
PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License