PENGARUH PEREKAT TERLABUR DAN KADAR EKSTENDER TERHADAP KETEGUHAN DAN DAYA TAHAN REKAT KAYU LAPIS KAPUR (Dryobalanops spp)

Agung Priyo Hutomo, Agus Sulistyo Budi, Titin Mailani

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perekat terlabur dan kadar ekstender terhadap keteguhan dan daya tahan rekat kayu lapis kapur (dryobalanops spp).

Penelitian ini dilaksanakan di PT. Segara Timber co. Ltd Mangkujenang Samarinda. Perekat terlabur yang digunakan adalah 28g/ft2, 30g/ft2 dan 32g/ft2, sedang kadar ekstender yang digunakan adalah 13,75%, 15,75% dan 17,75% bagian perekat. Data yang diperoleh diolah dengan percobaan faktorial acak lengkap.

Hasil penelitian keteguhan rekat baik pada kodisi normal maupun kondisi basah menunjukkan perekat terlabur dan kadar ekstender memberikan pengaruh yang sangat signifikan sedang interaksinya tidak memberikan pengaruh yang signifikan.

Penggunaan perekat terlabur sampai batas 30g/ft2 akan meningkatkan keteguhan rekat selebihnya akan menurun, sedangkan semakin besar kadar ekstender yang digunakan dalam pada penelitian ini semakin rendah keteguhan rekatnya.

Nilai keteguhan rekat dan kerusakan kayu serta daya tahan rekat (delaminasi) pada semua contoh uji memenuhi standar JAS (1973). Pada uji daya tahan perekat tidak terjadi pengelupasan (delaminasi = 0%)

 


Full Text:

PDF

References


Anonim. 1963. Export StandartSpesification of Japanese Plywood. The Japan Plywood ManufacturersAssociationJapan.

Anonim. 1966. Plywood and Other BasedWoodPanels and Agricultural Organization. Rome.

Anonim 1973. Japanese Agricultural standardof Common Plywood and ItsCommentary. The JapanPlywood Inspection Corporation. Japan.

Anonim. 1978. Urea Formaldehyde Resin adhesive For JAS Type II Plywood PT. Palmolite Adhesive Industri Surabaya.

Brown H.P., A.J. Panshine, C.C. Forsaith 1952. Text Book ofWoodTechnologyVolume II Mc. Graw Hill Book Company, New York, Toronto, London,

Dumanauw, J.F, 1982 mengenal kayu PT. Gramedia. Jakarta

Hill, R. 1952. Urea dan Melamine Adhesive. Forest Product Journal 2 (3): 104-116.

Kamil. N (1977). Pengaruh Kadar dan MacamBahan Pengisi dalam Pembuatan Triplek Tipe Eksterior Beberapa Jenis Kayu. Direktorat Jenderal Kehutanan. Jakarta

Kollman, F.F.P.,F.W. Kuezi and A.J. Stam, 1975 Princifles ofWood Sciences and Technology. Volume II (Wood Based Materials) Springer-Verlag New York, Heidelberg Berlin.

Prayitno,T.A.. 1984. PerekatanKayu. YayasanPembinaan. FakultasKehutanan. UniversitasGadjahMada. Yogyakarta.

Prayitno. T.A. 1986. Ekstender dan Filler Pada PerekatanKayu. Duta Rimba XII (99-100): Jakarta.

Sastradimedja, E.1990. Diktat Kuliah Papan Majemuk. SeriPapan Partikel. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda

Supraptono, B.1990. Keteguhan dan Daya Tahan Rekat pada Finir Kayu Kapur dan Keruing. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Supraptono, B. 1995. Diktat Kuliah Perekatan Kayu. Peranannyadalam Industri Kayu. Program Pasca Sarjana Magister. Program Studi Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda.

Sutigno. P. 1985. Pengujian Kayu Lapis, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.