SIFAT KIMIA AIR OBYEK WISATA ALAM GUNUNG RIAN DI KABUPATEN TANA TIDUNG, KALIMANTAN UTARA

Mohammad Irwan Kurniawan, Karyati Kasiman

Abstract


The management of tourism sector needs to control environment quality, such as potency of water pollution. The objective of this study was to know the water chemical properties in ecotourism area of Rian Mountain, District of Tana Tidung, Province of North Kalimantan. The water samples were taken at two sampling points, such as waterfall of Rian Mountain and Rian River. The tested water chemical properties were pH, dissolved oxygen (DO), sulphate (SO4), nitrite (NO2-N), biological oxygen demand (BOD5), chemical oxygen demand (COD), iron (Fe), manganese (Mn), and lead (Pb). The result showed that the water chemical properties in two sampling points based on Regulation of East Kalimantan Governor No. 02/2011 about The Management of  Water Quality and Water Pollution Control are included to Class I that is can be used to raw water for drinking water, and/or for the other purposes that required similar water quality to that purpose. Beside for potencial ecotourism area, tourism object of Rian Muntain in Tana Tidung can be alternative of clean water source to be consumed safely by the people who live in the area, because until now they do not receive water pipe facilities of MunicipalWater Works (PDAM) yet.


Full Text:

PDF

References


Anonim 1998. Soil Survey Staff. Kunci Taksonomi Tanah. Edisi Kedua Bahasa Indonesia, 1999. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. Indonesia.

Arifin S. 2015. Studi Tentang Sifat Kimia Air dan Peresapan Air di Sub DAS Lempake Samarinda. Skripsi Sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda (Tidak dipublikasikan).

Aria GD, Patana P. dan Leidonald R. 2013. Analisis Dampak Kegiatan Wisata Terhadap Kualitas Air Sungai Betimus Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang.

Arsyad S. 1989. Konservasi Tanah dan Air. Penerbit IPB Press, Bogor.

Cole GA. 1988. Textbook of Limnology. Third edition. Waveland Pres, Inc., Illinois, USA. 401 p.

Ellufi W. 2014. Perubahan Sifat Kimia Air Sebelum dan Sesudah Penambangan Batu Bara di Sub-sub DAS Lempake Samarinda. Skripsi Sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda (Tidak dipublikasikan).

Enger ED, Smith, BF. 2000 Environmental Science A Study of Interrelationships. 7th Ed. McGraw Hill.

Fandeli C. 2000. Pengusahaan Ekowisata Fakultas Kehutanan. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta (ID).

Hadi PM, Purnomo Ig. 1996, Pengaruh Lingkungan Fisik dan Sosial Terhadap Kondisi Air Tanah di Kota Administrasi Cilacap. Lembaga Penelitian Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Hakim L. 2004. Dasar-dasar Ekowisata. Bayumedia Publishing. Malang. 194 hal.

Kodhyat H. 1996. Sejarah Pariwisata dan Perkembangannya di Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Moore JW. 1991. Inorganic Contaminants of Surface Water. Springer Verlag, New York. 334p.

SNI 7645-2010. 2010. Klasifikasi Penutup Lahan, Badan Standardisasi Nasional.

Soenarno. 2004. Peran Strategis Data dan Informasi Sumberdaya Air dalam Pembangunan Nasional. Jurnal Limnotek. XI(1): 1-10.

Suzanna Y. 2004. Pembangunan dan Pengembangan Pengelolaan Kualitas Sumberdaya Air. Jurnal Limnotek, XI: 67-71.

Yusuf R, Purwaningsih. 2012. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Hutan Sekunder pada Berbagai Tingkatan Umur di Kuala Ran, Kab. Bulungan-Kalimantan Timur, J. Tek. Ling Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.