KEANEKARAGAMAN JENIS LIANA PADA PAPARAN CAHAYA BERBEDA DI HUTAN PENDIDIKAN FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS MULAWARMAN

Nur Hidayah, Rita Diana, Hastaniah Hastaniah

Abstract


Liana merupakan tumbuhan memanjat dan membelit pada tumbuhan lain untuk memperoleh cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengetahui keanekaragaman jenis liana pada kondisi paparan cahaya yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling, teknik pengambilan data menggunakan metode transek dengan panjang 100 meter dan lebar 20 meter pada tiga paparan cahaya berbeda yaitu paparan cahaya terbuka sebesar 261.200 lux, paparan cahaya sedang sebesar 3.141 lux dan paparan cahaya tertutup sebesar 943 lux. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa liana yang hadir pada lokasi dengan paparan cahaya terbuka memiliki jumlah individu terbesar sebanyak 1227 individu yang terdiri dari 3 jenis, pada lokasi dengan paparan cahaya sedang liana yang hadir sebanyak 20 jenis dengan jumlah individu sebanyak 956 individu, sementara pada lokasi dengan paparan cahaya tertutup jenis liana yang hadir sebanyak 26 jenis dengan jumlah individu sebanyak 102 individu. Total individu yang hadir pada 3 lokasi adalah sebanyak 2285 individu yang terdiri dari 38 jenis. Indeks Dominansi pada lokasi terbuka sebesar 0,96 dan Indeks Dominansi pada lokasi tertutup sebesar 0,07. Indeks Keanekaragaman terendah pada lokasi terbuka sebesar 0,12 dan indek keanekaragaman tertinggi pada lokasi tertutup sebesar 2,88 dimana nilai ini secara umum menunjukkan indek keanekaragaman pada tingkat sedang.


Full Text:

PDF

References


Andi, T.T., 2005. Kunci Identifikasi Rotan (Calamus spp.) Asal Sulawesi Tengah Berdasarkan Struktur Anatomi Batang. Biodiversitas; Vol. 6(2) : 113-117.

Ardhana. G., I. P., 2012. Ekologi Tumbuhan. Udayana University Press. Denpasar

Arief, A., 2001. Hutan dan Kehutanan. Kanisius. Yogyakarta.

Asrianny, M. dan Oka N.P., 2008. Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Liana (Tumbuhan Memanjat) Pada Hutan Alam di Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin Makassar. Jurnal Perennial, 5(1) : 23-30.

Badan Pengelola Hutan Pendidikan., 2016. Tata Hutan Pendidikan Fahutan Unmul (HPFU) Tahun 2017-2026). Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Kotamadya Samarinda.

Ewusie, J.Y., 1990. Pengantar Ekologi Tropika. ITB. Bandung.

Goltenboth, F., Kris H.T., Paciencia.P.M., Josef. M., 2012. Ekologi Asia Tenggara, Kepulauan Indonesia. Salemba Teknika. Jakarta Selatan.

Heyne, K., 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid I, II, III dan IV. Badan Litbang Kehutanan. Yayasan Wana Jaya. Jakarta.

Indriyanto, 2008. Ekologi Hutan. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Irwan, Z.D., 1992. Prinsip-prinsip Ekologi Ekosistem, Lingkungan dan Pelestariannya. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Junus, H.M., A.R. Wasaraka., J.J. Franksz., Memet R., Soeyitno, S., Sanggen. Ny. D., dan Mappatoba. S., 1984. Dasar Umum Ilmu Kehutanan. Buku III Hutan dan Pemanfaatannya. Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri Indonesia Timur. Ujung Pandang

Karmilasanti, dan Supartini., 2011. Keanekaragaman Tumbuhan Obat dan Pemanfaatannya di Kawasan Tane’ Olen Desa Setulang Malinau, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Dipterocarpa. Vol. 5(1).

Karyati, Sidiq A.,dan Muhammad S., 2016. Fluktuasi Iklim Mikro di Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Jurnal AGRIFOR Vol. XV(1) : 83-92.

Leksono, AS., 2010. Keanekaragaman Hayati. Universitas Brawijaya Press

Lingga, L., 2005. Menanam Dan Merawat Tanaman Hias Merambat. PT AgroMedia Pustaka. Jakarta

Mohammad, W., Ramadhanil, P., Syamsurizal, M.S., 2014. Keanekaragaman Jenis Liana Berkayu di Hutan Dataran Rendah Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah Indonesia. Biocelebes. Vol. 8(2) : 48-56.

Muhadjir, N., 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin.Yogyakarta

Odum, E.H.L.M., 1993. Dasar-dasar Ekologi Terjemahan Oleh Ir. Tjajono Samingan, MSc Dari Buku Fundamental Of Ecology Third edition. Gajah Mada University. Yogyakarta.

Richards, P. W., 1996. The Tropical Rain Forest An Ecological Study (Second Edition). The University Press. Cambrigde University Press. London

Sastroutomo, S.S., 1990. Ekologi Gulma. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Setia, T.M., 2009. Peran Liana Dalam Kehidupan Orangutan. Jurnal penelitian dan pengembangan hutan. Jakarta. 2(1): 55- 61.

Sutedi, E., Sajimin, B.R. Prawiradiputra. Agronomi dan Pemanfaatan Centrosema pubescens. Balai penelitian Ternak. Bogor

Tiopan, T.H.S, Indriyanto, dan Afif, B., 2015. Identifikasi Jenis Liana dan Tumbuhan Penopangnya di Blok Perlindungan Taman Hutan Raya wan abdul Rachman. Jurnal Sylva Lestari Vol. 3 No. 2 (31-42)

Tjitrosoepomo, G., 1985. Morfologi Tumbuhan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta

Whitmore, T. C., 1998. In Inrtoduction To Tropical Rain Forests, Second Edition. Oxford University Press. Oxford

Wijana, N., 2014. Metode Analisis Vegetasi. Plantaxia. Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.