ANALISA KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN ABU TERBANG BATUBARA SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DENGAN AGREGAT HALUS PASIR ANGGANA

Fachriza Noor Abdi

Abstract


Abu batubara (fly ash) adalah sisa pembakaran batubara yang sangat halus. Kedepan pemakaian batubara sebagai sumber energy akan terus meningkat sehingga dapat menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan. Abu batubara mengandung SiO2, Al2O3, P2O5, dan Fe2O3 yang cukup tinggi sehingga abu batubara memenuhi kriteria sebagai bahan yang memiliki sifat semen/pozzolan. Salah satu upaya pemanfaatan abu batubara ini adalah untuk bahan campuran pembuatan paving block. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan abu terbang batubara pada campuran mortar dengan menggunakan agregat halus Pasir Anggana terhadap kuat tekannya. Kuat tekan maksimal yang dihasilkan dari penambahan abu terbang batubara pada
campuran mortar dengan menggunakan agregat halus pasir Anggana didapat pada umur 56 hari. Kuat tekan masing-masing persentase penambahan abu terbang batubara adalah 10% (12 Mpa), 20% (14,86 Mpa), 30% (13,5 Mpa), 40% (13,66 Mpa), dan 50% (9,83 Mpa). Kuat tekan maksimal didapat pada penambahan abu terbang batubara terjadi pada persentase 20% sebesar 14,86 Mpa. Kuat tekan maksimal yang didapat dari pengganti abu terbang batubara adalah pada persentase 20% dengan kuat tekan sebesar 10,16 Mpa pada umur 56 hari.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.