MODEL PENAHAN SEDIMEN SEKAT BERCINCIN PADA SALURAN IRIGASI

Nenny Nenny

Abstract


Peranan irigasi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian. Pendayagunaan air melalui system pengolahan yang baik untuk pemanfaatan air dilaksanakan secara efektif dan efisien. Angkutan sedimen pada saluran irigasi dapat mempersingkat umur pelayanan jaringan irigasi, karena terjadinya pendangkalan dan penurunan kapasitas, sehingga mempersulit air untuk mencapai permukaan sawah dan mengairi sawah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi angkutan sedimen di saluran irigasi, salah satunya yang umum dilakukan adalah pembuatan model penahan sedimen (MPS). Meski demikian, sedimen asih saja tetap masuk ke dalam
saluran irigasi dalam jumlah yang cukup besar. Sehingga dalam  pengoperasian dan pemeliharaannya membutuhkan
biaya yang cukup tinggi untuk pengerukan sedimen tersebut. Mengingat pentingnya suatu bangunan penangkap  sedimen, maka perlu perhatian khusus terhadap masalah ini, antara lain dengan membuat suatu model penahan sedimen yang mempunyai kemampuan untuk menangkap sedimen dengan baik. Dengan harapan dapat membantu mengendapkan sedimen agar tidak mengganggu fungsi dari saluran. Penelitian akan dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyan Makassar. Adapun tujuan penelitian adalah mengetahui sifat aliran yang terjadi pada bangunan penangkap sedimen, mengetahui volume angkutan sedimen dasar dengan perhitungan secaralangsung dan membandingkan dengan rumus pendekatan. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar volume
sedimen kecepatan aliran cenderung mengecil, dari 0.57 m/dt ; Vs : 0.0039 m3/dt. ke v : 0.16 m/dt. ; Vs :0.0047 m3/dt. Begitu pula sebaliknya semakin kecil volume sedimen kecepatan aliran cenderung membesar mulai dari 1.4 m/dt ; 0.0006 m3/dt ke v : 1.0 m/dt ; Vs : 0.0005 m3/dt

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.