ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN PASIR PALU SEBAGAI BAHAN STABILISASI MEKANIS PADA PERILAKU TANAH LEMPUNG

andi marini indriani

Abstract


Jenis tanah didaerah pesisir umumnya adalah tanah lempung yang memiliki plastisitas dan aktivitas yang tinggi, sifat kembang susut yang besar dan nilai daya dukung yang rendah ditandai dengan nilai CBR lapangan
yang rendah dan tidak memenuhi standar untuk dijadikan lapisan subgrade jalan. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk memperbaiki sifat fisis dan mekanis. Dalam proses stabilisasi ini material pasir Palu
dipilih sebagai meterial stabilisator. Pasir Palu memiliki gradasi baik, memiliki koefisien keseragaman (Cu) lebih besar dari 4 dan koefisien gradasi (Cc) kurang dari 1 dan memiliki berat jenis yang baik dibandingkan
pasir yang lain. Dalam proses stabilisasi ini menggunakan metode pencampuran Tanah Asli + Variasi Pasir 10%, 20%, 30% dan 40%. Penambahan pasir Palu menyebabkan gradasi tanah berubah, semakin banyak volume pasir yang ditambahkan gradasi tanah semakin kasar dan tanah dengan gradasi ukuran butiran kasar akan meningkat kepadatannya lebih besar dibandingkan pada gradasi ukuran butiran halus. Sifat mekanis tanah dan juga daya dukung tanah juga berubah dimana nilai CBR tanah asli dari 4,08% naik menjadi 7,93% pada penambahan pasir sebesar 40 % sehingga memenuhi sebagai lapisan subgrade menurut Bina Marga.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.