MODEL BANGKITAN TRANSPORTASI PADA PERUMAHAN KORPRI KECAMATAN SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

Muhammad Jazir Alkas

Abstract


Keberdaan permukiman di kelurahan Loa Bakung di Kawasan Kecamatan Sungai Kunjang (sebagai kawasan pembangkit) akan meningkatkan kepadatan lalu lintas khususnya pada jalan-jalan keluar di daerah
kelurahan Loa Bakung menuju pusat kota. Meningkatnya jumlah perjalanan yang dibangkitkan oleh kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung dapat berdampak terhadap tingkat pelayanan jalan yang ada di sekitar lokasi perumahan, khususnya pada ruas jalan keluar Perumahan Korpri Loa Bakung, sehingga kemacetan lalu lintas sukar dihindari. Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan bangkitan pergerakan transportasi pada Perumahan Korpri Loa Bakung Samarinda. Permodelan dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi statistik SPSS 21 dan Microsoft Excel, dengan metode analisis regresi linier berganda. Dari Hasil permodelan bangkitan Perumahan Korpri Loa Bakung ini didapatkan model terbaik yang digunakan yaitu Y= - 0,110 - 0,211 X1 + 0,018 X2 + 1,407 X3 + 0,481 X4 + 0,145 X7 , Dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,690 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,477. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah bangkitan perjalanan di perumahan korpri diantaranya meliputi jumlah anggota keluarga (X1), jumlah anggota keluarga yang bekerja (X2), jumlah anggota keluarga yang melakukan perjalanan (X3) , jumlah anggota kepemilikan kendaraan (X4) dan
penghasilan perbulan (X7). Keeratan hubungan antara variabel ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,690, yang artinya memiliki hubungan koefisien korelasi yang kuat sebesar 69%. Hasil estimasi/perkiraan jumlah
bangkitan perjalanan yang dibangkitkan oleh Perumahan Korpi Loa Bakung pada tahun 2020 melalui model persamaan bangkitan lalu lintas yang didapat adalah sebesar 15925 perjalanan/hari, sedangkan pada tahun 2015 didapat hasil sebesar 13670 perjalanan/hari.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.