ANALISIS BALOK GESER KASTELLA MENGGUNAKAN METODE ANALISIS PENAMPANG DAN METODE LAYER

Andina Prima Putri

Abstract


Balok Kastella merupakan pengembangan dari profil IWF (I Wide Flange). Dalam proses pembuatannya profil IWF dibelah menjadi dua bagian, hal ini dimaksudkan agar tinggi balok kastella dapat disesuaikan dengan tinggi yang sudah didesain. Balok kastella memiliki keunggulan dalam hal peningkatan kapasitas momen, sekaligus dapat mengatasi permasalahan yang ditimbulkan pada balok kastella yaitu berupa web buckling dan penurunan kapasitas geser. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kapasitas geser, kapasitas beban leleh dan kapasitas beban ultimit serta pola keruntuhan yang terjadi pada benda uji ini. Penelitian ini dilakukan dengan 1 buah benda uji, yaitu balok kastella dengan penyambung diagonal tulangan baja D22 dan komposit mortar dengan dimensi 275x75x7x5 mm. Panjang bentang profil IWF untuk pengujian ini sebesar 780 mm. Pengujian ini memakai tumpuan sendi dan rol. Beban yang diaplikasikan pada balok adalah beban dua titik yang bekerja pada arah tegak lurus bidang balok, dimana posisi titik pembebanan adalah 1/3 dan 2/3 dari panjang total benda uji. Benda uji ini akan dianalisis menggunakan analisis penampang. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode analisis penampang dan metode layer
didapatkan pola keruntuhan yang terjadi adalah pola keruntuhan geser. Dengan menggunakan metode layer didapatkan kapasitas beban leleh adala sebesar 494,06 kN sedangkan kapasitas beban ultimit sebesar 580,99 kN. Dengan menggunakan metode analisis tampang didapatkan kapasitas beban leleh sebesar 402,90 kN sampai dengan 512,45 kN sedangkan untuk kapasitas beban ultimit adalah sebesar 567,15 kN sanpai dengan 842,52 kN.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.