HIDROGEOKIMIA AIRTANAH PADA KAWASAN KARST BIDUK-BIDUK, KABUPATEN BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.30872/jtm.v5i1.1437Keywords:
Biduk-Biduk, Hidrogeokimia, mineral, batugampingAbstract
Provinsi Kalimantan Timur mempunyai kondisi geologi yang beraneka ragam, salah satunya kawasan karst Biduk-Biduk yang didominasi batugamping. Karst Biduk-Biduk berada di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Sejalan dengan perkembangan industri semen di Indonesia yang memerlukan bahan baku utama batugamping, maka diperlukan kajian ilmiah mengenai potensi batugamping pada kawasan karst ini apabila akan dimanfaatakan. Tujuam penelitian ini yaitu, untuk mengetahui geokimia batugamping, fasies airtanah, dan tipe karst daerah Biduk-Biduk. Daerah Biduk-Biduk mempunyai geomorfologi karst yang unik, yaitu dataran karst, perbukitan karst, dan teras pantai. Berdasarkan geologi regional formasi batugamping banyak dijumpai pada Formasi Kuaro, Golok, Lembak, dan Tabular. Mineral utama yang dijumpai pada batugamping daerah penelitian adalah Kalsit (CaCO3), Aragonite (CaCO3), Dolomite (CaMg(CO)3)2, dan Chalsedony (SiO2). Kajian hidrogeokimia dipengaruhi oleh proses lingkungan pada airtanah (kualitas) dan geokimia (mineral) batuan yang mempengerahui kualitas dari air. Metode penelitian menggunakan metode induktif, yaitu menarik kesimpulan dari data kajian geologi, kajian geomorfologi, kajian geokimia, dan kualitas airtanah. Selain itu, dilakukan pula analisis mineral sampel batugamping dengan XRD dan XRF serta analisis kimia unsur utama untuk airtanah. Hasil analisis mineralogi yang menggunakan XRD di Laboratorium Pusat Survei Geologi, Bandung, menghasilkan analisis, bahwa mineral yang mendominasi batugamping adalah mineral kalsit kemudian diikuti oleh mineral kuarsa. Mineral kuarsa dijumpai pada sampel batugamping yang ada di permukaan dan di bawah permukaan. Berdasarkan hasil analisis geokimia (XRF) batugamping Biduk-Biduk dari Laboratorium Pusat Geologi, Bandung, memperlihatkan persentase CaO2 sampel batuan yang berasal dari batugamping permukaan dan bawah permukaan mempunyai rata-rata di atas 49%, kategori kekerasan karbonat lebih dari 50%, dan sifat kimia airtanah didominasi oleh alkali tanah dan basa dengan elemen mayor CaO dan SiO2.Downloads
Published
2017-06-30
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice

Authors who publish in JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).