ANALISIS KESTABILAN LERENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING DAN SLOPE MASS RATING PADA TAMBANG BATUPASIR DI SAMARINDA SEBERANG, KOTA SAMARINDA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Agusti Wulandari, Hamzah Umar

Abstract


Kestabilan suatu lereng pada kegiatan penambangan dipengaruhi oleh kondisi geologi, bentuk keseluruhan lereng pada lokasi tersebut, kondisi air tanah, faktor luar seperti getaran akibat peledakan ataupun alat mekanis yang beroperasi. Salah satu metode analisis stabilitas lereng yaitu metode Rock Mass Rating dan Slope Mass Rating. Analisis ini dibutuhkan dalam eksploitasi tambang khususnya dalam sistem tambang terbuka. Lokasi penelitian terletak pada Formasi Pulaubalang dan Formasi Balikpapan. Nilai Kuat Tekan Batuan (UCS) di lokasi penelitian adalah 8,615 Mpa dan hasil analisis stereografis didapatkan longsoran di lokasi penelitian adalah longsoran baji. Nilai RMR di lokasi penelitian adalah 59,71 dan nilai SMR adalah 24,71. Dari hasil analisis klasifikasi massa batuan dengan menggunakan metode RMR pembobotan kelas massa batuan di lokasi penelitian termasuk kedalam kelas III yang termasuk dalam deskripsi batuan sedang. Sedangkan hasil analisis kestabilan lereng dengan metode SMR dapat disimpulkan bahwa kelas massa lereng termasuk kedalam kelas IV dengan asumsi berada dalam kelas massa batuan yang buruk, stabilitas lereng tidak stabil, dengan kelongsoran yang dapat terjadi adalah longsoran bidang dan longsoran baji, dan kemungkinan untuk longsor adalah 0,6.

Keywords


Rock Mass Rating (RMR), Slope Mass Rating (SMR), Kecamatan Samarinda Seberang

Full Text:

8-14 PDF

Refbacks