ANALISIS KUALITAS AIRTANAH BERDASARKAN PARAMETER KEKERUHAN, TDS (TOTAL DISSOLVED SOLID), pH DAN ZAT ORGANIK DI WILAYAH BUKIT BATU PUTIH, SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

Adam Rahmad Firdaus, Andi Vhephenk Paenrongi, Bella Safira, Dewi Arum Pertiwi

Abstract


Kebutuhan air bersih di Samarinda dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk yang pesat. Oleh karena itu masyarakat tidak hanya membutuhkan air yang diolah oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sehingga sumber air tanah menjadi alternatif untuk digunakan oleh masyarakat. Secara geografis daerah penelitian termasuk dalam kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekeruhan, TDS (Total Dissolved Solid), pH, dan zat organik yang terkandung dalam air tanah yang ada di daerah Batu Putih. Hasil dari penelitian kualitas air di daerah Batu Putih didapatkan kurang layak untuk diminum atau digunakan, ditinjau dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).Bagaimana pun dan masih perlu pengolahan yang lebih baik lagi agar layak 100% digunakan oleh masyarakat di sekitar daerah Batu Putih Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis data berdasarkan hasil pengambilan sample di lapangan dan dianalisa dengan pengujian di laboratorium kemudian dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan tentang kualitas air bersih dan air minum.

Keywords


Kekeruhan, Kualitas air, pH, TDS (Total Disolved Solid) dan Zat Organik

Full Text:

1-4 PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.