LITOTIPE, PETROGRAFI, DAN KOMPOSISI KIMIA BATUBARA FORMASI PULUBALANG DAN BALIKPAPAN SEBAGAI DATA PENDUKUNG POTENSI HIDROKARBON, CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TIMUR

Mulyono Dwiantoro, Sundoyo .

Abstract


Studi ilmiah tentang litotipe, petrografi organik, dan komposisi kimia telah dilakukan pada tujuh sampel batubara yang berasal dari dua formasi berbeda yaitu Formasi Pulubalang dan Formasi Balikpapan. Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan karakter batubara pada kedua formasi tersebut yang ditinjau dari komposisi material organik, lingkungan pengendapan, tingkat kematangan, dan komposisi kimianya. Batubara pada kedua formasi secara makroskopis menunjukkan perbedaan kilap dan hadirnya lapisan pengotor di dalam tubuh batubara. Batubara Formasi Pulubalang memiliki kilap yang lebih cerah dan sedikit sekali hadir lapisan pengotor jika dibandingkan terhadap batubara Formasi Balikpapan. Perbedaan tersebut juga sangat jelas terlihat dari hasil pengukuran reflektan vitrinit dan nilai kalor yang membuktikan bahwa Formasi Pulubalang memiliki peringkat (rank) yang lebih tinggi dibandingkan Formasi Balikpapan. Berdasarkan komposisi maseralnya, batubara Formasi Pulubalang diindikasikan terbentuk pada zona telmatik, lingkungan pengendapan lower delta plain, dan stadia wet forest swamp. Adapun batubara pada Formasi Balikpapan terbentuk pada zona telmatik, lingkungan upper delta plain, dan stadia wet forest swamp. Selain itu, berdasarkan hasil analisis komposisi kimia menunjukkan bahwa batubara Formasi Pulubalang memiliki nilai abu yang lebih rendah dan nilai sulfur yang lebih tinggi dibandingkan Formasi Balikpapan. Kondisi ini menunjukkan bahwa batubara Formasi Pulubalang selama proses pembentukannya masih dipengaruhi oleh air laut dan sedikit dipengaruhi material pengotor dari lingkungan darat. Hasil penelitian membuktikan bahwa batubara pada kedua formasi memiliki karakter yang berbeda ditinjau dari pendekatan ilmiah yang telah dilakukan. Penelitian ini dapat berguna sebagai data pendukung untuk penelitian selanjutnya di dalam mengidentifikasi potensi gas hidrokarbon di daerah ini.

Keywords


Formasi Pulubalang, Formasi Balikpapan, Petrografi Organik, Komposisi Kimia.

Full Text:

1-10 PDF

Refbacks