PENGGUNAAN FLY ASH INDUSTRI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) SEBAGAI PENGGANTI SEMEN PADA BETON

Authors

  • Intan Dwi Wahyu Setyo Rini Program Studi Teknik Lingkungan, Jurusan Ilmu Kebumian dan Lingkungan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Andika Ade Indra Saputra Program Studi Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Listiono Toriq Kennedy Program Studi Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Kalimantan
  • Adrian Gunawan Program Studi Teknik Kimia, Jurusan Teknik Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan

Abstract

Dalam operasionalnya PLTU Kaltim Teluk menggunakan batubara sebagai bahan baku. Sisa pembakaran batubara adalah fly ash dan bottom ash, yang merupakan abu dan dianggap sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Jumlah fly ash dan bottom ash yang sangat besar tentu akan lebih bermanfaat apabila dapat dikelola dengan baik. Salah satu bentuk pengelolaan tersebut adalah menjadikannya sebagai pengganti semen dalam beton. Hasil uji kuat tekan dari beton yang menggunakan fly ash sangat bervariasi dalam jangka waktu 56 hari. Hasil uji kuat tertinggi adalah pada beton dengan komposisi fly ash 5% yaitu 33,26 Mpa. Hasil kuat tekan beton pada keadaan normal yaitu 0% fly ash adalah 36,88 Mpa. Penurunan kuat tekan terjadi pada penambahan fly ash. Sedangkan beton dengan tambahan fly ash paling banyak yaitu 25% memiliki kuat tekan yang paling rendah yakni 19,08 Mpa.

Kata kunci: beton, fly ash, semen

Downloads

Published

2019-11-14