Cagoactev Sebagai Upaya Pencegahan Munchausen Syndrome Pada Anak Korban Perceraian

Hairani Lubis, Nadia Aprilia, Meilani Marinda Ompusunggu, Ade Karunia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode menulis cagoactev terhadap penurunan tingkat stres dan peningkatan regulasi diri sebagai upaya pencegahan menderita munchausen syn-drome pada anak korban perceraian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan one group pretest posttest design. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang orang tuanya telag bercerai. Metode pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dan depression anxiety stress scale. Teknik Analisa data menggunaka uji paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang menulis menggunakan cagoactev mengalami peningkatan regulasi diri dengan t = -7.767 dan p = 0.000 dan penurunan tingkat stress dengan t = 6.085 dan sig = 0.000 pada anak korban perceraian

Keywords


cagoactev, stres, regulasi diri, munchausen syndrome

Full Text:

PDF

References


Alwisol. 2009. Psikologi Kepribadian Edisi Revisi. Malang: UMM Press.

American Psychological Association. 2013. Stress in america: missing the health care connection.

Anwar. 2009. Statistik Penelitian Pendidikan. Yog-yakarta: Parama Publishing.

Ardani, T. A., Rahayu, Iin, Sholichatun, dan Yulia. 2007. Psikologi Klinis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Arikunto, S. 2010. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. 2014. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2015. Penyusunan Skala Psikologi. Yog-yakarta: Pustaka Pelajar.

Bungin, B. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif. Ja-karta: Kencana.

Carver, C.S & Scheier, M. 1998. On the Self-regula-tion of Behavior. United Kingdom: Cambridge University Press.

Cervone, D. & Pervin, L. A. 2010. Kepribadian: Te-ori dan Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.

Estuti, W. T. 2013. Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Tingkat Kematangan Emosi Anak Ka-sus Pada 3 Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pekuncen Banyumas Tahun Ajaran 2012/2013. Perpustakaan UNNES.

Hadi, S. 2000. Metodologi Research II. Jakarta: Andi Ofset.

Halgin, R. P. dan Whitbourne, S. K. 2010. Psikologi Abnormal: Perspektif Klinis pada Gangguan Psikologis Edisi 6. Jakarta: Salemba Humanika.

Hetherington, E.M. 2003. Social Support and The Adjustment of Children in Divorced and Remar-ried Families. Childhood. 10 (2): 217–236.

Latipun. 2008. Psikologi Konseling. Malang: UMM Press.

Madlan, L. B., Bahari, F., & Ardillah, F. 2012. Stress and Coping Skills Among University Students: A Preliminary Research on Ethnicity. 2(1): 31-37.

Mastuti, E. 2009. Memahami perilaku prokrastinasi akademik berdasar tingkat self-regulation learn-ing. Jurnal Psikologi Indonesia. 6(1): 55-61.

Nakamura, Turner, J. S. & Helms D. B. 1987. Lifespan Development. Third Edition. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Nazir, M. 2009. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nurgiyantoro, B. 2001. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.

Nursisto. 1999. Penuntun Mengarang. Yogyakarta: Adi Cipta Karya Nusa.

Potter, P. A. 2005. Buku Ajar: Konsep, proses dan praktik. Edisi ke-4. Jakarta: EGC.

Rahmawati, M. 2014. Menulis Ekspresif Sebagai Strategi Mereduksi Stres Untuk Anak-Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Ilmiah Terapan. 2(2): 278-293.

Rice, P.F., Dolgin, K.G. 2008. The Adolescent: Development, Relationship, and Culture. Boston: Pearson education, Inc.

Salovey, Rothman, Detweiler, dan Stewart. 2000. Emotional Intelligence. Imagination, Cognition, and Personality. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Santrock, J. W. 2008. Children 6th.Boston: McGraw Hill.

Sarafino WP. 2008. Health psychology: biopsychoso-cial interactions. Canada: John Willey & Son.

Schunk, D. H., Zimmerman. 2012. Learning Theor-ries Teori-Teori Pembelajaran Perspektif Pen-didikan Edisi Keenam (penerjemah Widi-yasinta). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Setyawan, I. 2007. Membangun Pemaafan Pada Anak Korban Perceraian. Jurnal Universitas Dipone-goro. 1(1): 1-18.

Soeparwoto. 2006. Psikologi Perkembangan. Sema-rang: UPT UNNES Press.

Stevenson, M. R. & Black, K. N. 1995. How Divorce Affect Offspring: A Research Approach. USA: Brown & Benchmark, Inc.

Tarigan, D. 1996. Membina Keterampilan Menulis Paragraf. Bandung: Angkasa.

Taylor. 2009. Psikologi Sosial Edisi Kedua Belas. Ja-karta: Kencana Prenada Group.

Walgito. 2004. Bimbingan dan Konseling Perkawi-nan. Yogyakarta: Andi Offset.

Yosep I. 2009. Keperawatan Jiwa (Edisi Revisi). Bandung: Refika Aditama.

Zimmerman. 1998. Developing Self-Regulated Learning, Beyond Achievment to Self Efficacy. Washington DC: American Psychological Asso-siation.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v7i1.2392

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Psikostudia : Jurnal Psikologi

 

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikostudia@fisip.unmul.ac.id