Bibliotherapy: Self Help Book Meningkatkan Self Concept Pada Korban Sexual Harassment

Dian Dwi Nur Rahmah, Sita Iriyanti, Layily Maghfiroh, Nelly Agustina Boru Harahap

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan self-concept pada korban sexual harassment dengan pemberian bibliotherapy. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan ek-sperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala TSCS (Tennes-see Self Concept Scale) yang dikembangkan oleh William H. Fitts pada tahun 1965 yang telah diadaptasi dan dikembangkan oleh Sri Rahayu Partosuwindo yang terdiri 100 item dan dimodifikasi peneliti menjadi 30 item. Sampel penelitian adalah 30 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu Sign-Wilcoxon test dengan menggunakan bantuan program SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan ada peningkatan self-concept pada subjek penelitian setelah diberikan bibliother-apy dengan nilai z = 3.410 dan p= 0.001 (p< 0.05). Tidak ada peningkatan self-concept pada korban sexual harassment yang tidak diberikan bibliotherapy dengan nilai z = 0.881 dan p = 0,378 (p > 0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa kelompok eksperimen yang diberikan treatment berupa bibliotherapy dapat meningkatkan self-concept dibandingkan kelompok kontrol yang tidak diberikan bibliotherapy.

Keywords


sexual harassment, self-concept, bibliotherapy (self-help book).

Full Text:

PDF

References


Annisa H. 2005. Obyek Pelecehan seksual Informasi Hukum Vol. 1 Tahun VII. Jakarta: Redaksi balitfo.

Arikunto S. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pen-dekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar S. 2016. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bahri S, Fajriani. 2015. Suatu Kajian Awal Terhadap Tingkat Pelecehan Seksual di Aceh. Jurnal Pencerahan. 9(1):50-65.

Barker, Robert L. 1987. The Social Work Dictionary. Maryland: Silver Spring.

Berlin L. 2006. Sexual Harassment. Journal A Cen-tury of Medical Imaging. 6(43): 288–293.

Berzonsky MD. 1981. Adolescent Development. New York: Mc.Milan Publishing.

Bulechek, Gloria M. 2013. Nursing Interventions Classification (NIC). Sixth Edition. United States of America: Elsevier.

Chaplin JP. 2006. Kamus Lengkap Psikologi. Penerjemah Kartini K. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Chomaria N. 2014. Pelecehan Anak. Solo: Tiga Se-rangkai

Collier R. 1998. Pelecehan Seksual. Hubungan Dominasi Mayoritas dan Minoritas. Alih Ba-hasa: Hariati. E.N. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Crimon M, Messick, Heckhausen. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka.

Elfida D. 2008. Hubungan Antara Religiusitas Dengan Kebahagiaan. Pekanbaru. Skripsi. Fakultas Psikologi UIN.

Fitts WH. 1971. The self-concept and the self-actual-ization. Los Angles: Western Psychological Service.

Hurlock EB. 2010. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Alih Bahasa Istiwidayanti) Edisi Ketujuh. Ja-karta: Erlangga.

Illenia SP, Hindadari W. Pemulihan Diri Pada Korban Kekerasan Seksual. Jurnal Society. 13(02): 28-42.

Indrayana MT. 2017. Profil Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak (2009-2013). Fakultas Ilmu Sosial Universitas Riau.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2009. Tingkatkan Kerjasama dan Kewaspadaan Kekerasan Pada Anak. Jakarta: Depkes.

Kusmana G. 2007. Pelecehan Seksual di tempat kerja (Kondisi di Indonesia dan Cara Menga-tasinya). www.nakertrans.go. Id. Diakses pada 3 Desember 2007.

Latipun. 2006. Psikologi Eksperimen. Malang: UMM Press.

Marzuki S. 2005. Pelecehan Seksual. Yogyakarta. Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

McKinney ES. 2000. Maternal-child nursing. Phila-delphia: Saunders Co.

Meyer MC, Berchtold IM, Oestrich J, Collins F. Sex-ual Harassment. 1987. New York: Princeton Petrocelly Book Inc.

Nazir M. 1999. Metode Penelitian. Cetakan Ketiga. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Pardeck J. T., & Pardeck J. A. 1993. Bibliotherapy, A Clinical Approach for Helping Children. Amsterdam: Gordon and Breach Science Pub-lisher S.A.

Pratiwi AN. 2008. Pengaruh Pelatihan Konsep Diri Terhadap Peningkatan Penerimaan Diri pada Remaja Korban Pelecehan Seksual di Yayasan Kakak Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Rangkuti F. 2002. Measuring Customer Satisfaction Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan dan Analisis Kasus PLN-JP. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Santrock JW. 2007. Psikologi Perkembangan Edisi 11 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Setyowati H. 2005. Sikap Remaja Putra Terhadap Pelecehan Seksual Ditinjau Dari Relasi Dengan Ibu. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Fakultas Psikologis Unika Soegijapranata.

Sumera M. 2011. Perbuatan Kekerasan/Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan. Jurnal Lex et Societatis. 1(2): 39-49.

Suyanto B. 2010. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Prenada Media.

Winarsunu T. 2008. Psikologi Keselamatan Kerja. Malang: UMM Press.

Wong. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Ja-karta: EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v6i2.2376

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Psikostudia : Jurnal Psikologi

 

Department of Psychology
Faculty of Social and Political Siences
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikostudia@fisip.unmul.ac.id