Pengaruh Cognitive Behavior Therapy dan Tekhnik Relaksasi Terhadap Poskotuwa (Program Stop Merokok Mahasiswa)

Lina Marlina, Intan Maya Savitri, Aulia Ramdani, Sri Wahyuningsih

Abstract


Efek langsung rokok yang menyenangkan sangat sulit untuk diatasi, hal ini menyebabkan penghentian secara tiba-tiba tanpa keterampilan tertentu akan menimbulkan stres. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan CBT (Cognitive Behavior Therapy) yang dipadukan dengan late diet (yang prosedurnya dilakukan setahap demi tahap dan sertai dengan konseling) terhadap penurunan perilaku merokok pada mahasiswa perokok di Universitas Mulawarman. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif eksperiemental. Subjek penelitian adalah mahasiswa perokok di Universitas Mulawarman, Samarinda yang berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimental. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dan teknik analisa data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan cognitive behavior therapy yang dipadukan dengan late diet signifikan dalam menurunkan perilaku merokok.

Keywords


cognitive behavior therapy, late diet, merokok.

Full Text:

PDF

References


Aditama, T.Y. Rokok dan Kesehatan. Jakarta: UI Press Hersch, J. 2005. Smoking restrictions as a self-control mechanism. The Journal of Risk and Uncertainty, 31 (1), 5–21.

King, A. L. 2010. Psikologi Umum Sebuah Pandangan Apresiatif. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Klesges, C. R., Haddock, K. C., Lando, H., & Talcott, W. G. 1999. Efficacy of forced smoking cessation and an adjunctive behavioral perlakuan on long term smoking rates. Journal of Consulting and Clinical Psycho-logy, 67 (6), 952-958.

Mettlin, C. 1973. Smoking as behavior: Applying a social psychological theory. Journal of Health & Social Behavior 14 (2), 73-84. Diakses dari http://www.galileoco.com/literature/ocrmettlin73.pdf.

Reimondos, A., et al. 2010. Merokok dan penduduk muda Indonesia: The 2010 greater Jakarta transition to adulthood survey. Diakses dari http://adsri.anu.edu.au/sites/default/files/research/transition- oadulthood/ Policy_ Background_%232_Smoking-Bhs_Indo-nesia.pdf.

Wulandari, D. 2007. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok Dewasa Awal. Jurnal Psikologia, 15 (2), 91-100.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v3i2.2249

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Psikostudia : Jurnal Psikologi

 

3rd Floor, Faculty of Social and Political Siences
Department of Psychological Siences
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Phone: +62 813 35350368
E-Mail: psikostudia@fisip.unmul.ac.id
 

Creative Commons License
Psikostudia : Jurnal Psikologi by http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/PSIKO is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.