Studi Komparatif Kadar Gula Darah Sebelum Dan Sesudah Melakukan Relaksasi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di PKM Juanda Samarinda

Sholichin Sholichin

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan disain kuasi eksperimen menggunakan kontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar perbedaan kadar gula darah pasien diabetes mellitus sebelum dan sesudah melakukan relaksasi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol di PKM Juanda Samarinda.. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang responden yang ditentukan berdadarkan tingkat kepekaan tes kemaknaan sebesar 0,80 (1-beta), terdiri dari 20 orang responden.. Pengambilan sampel dengancarapurposed sampling. Pengujian ada atau tidaknya perbedaan sebelum dan sesudah melakukan latihan relaksasi adalah dengan uji paired-Sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik signifikan terjadi penurunan kadar gula darah rata-rata sebesar 8,80 mg/dL sesudah relaksasi, dengan nilai p = 0,005, allpha 95%. Angka penurunan tertinggi terjadi pada hari ketujuh relaksasi, angka terendah terjadi pada hari kelima setelah rutin melakukan latihan. Pengujian dilakukan pada hari pertama, ketiga, kelima dan hari ketujuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara signifikan relaksasi dapat menurunkan kadar gula darah pasien diabetes melitus yang menjalani perawatan di PKM Juanda.

 

Kata kunci : kadar gula darah, relaksasi, ulkus diabetikum


Full Text:

PDF

References


Amsyari F. (2010). Prinsip-prinsip dan Dasar Statistik dalam Perencanaan Kesehatan. Jakarta : Ghalia Indonesia.

Ariawan I. (2007). Besar dan Metode Sampel pada Penelitian Kesehatan. Jakarta : FKM-UI. Tidak dipublikasikan.

Arikunto S (2000). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Edisi V. Jakarta : Rineka Cipta.

Azwar A dan Prihartono J (2003). Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Batam : Binarupa Akara.

Boyd MA and Nihart MA (1998). Psychiatric Nursing : Contemporary Practice. Philadelphia : Lippincott

Brunner and Suddarth’s (2000). Medical Surgical Nursing. 9th Edition. Philadelphia : Lippincott.

Bullock BL and Henze RL (2000). Focus On Pathofisiology. Philladelphia : Lippincott

Chin and Jacobs. Theory and Nursing : A Systematic Approach. 2nd Edition, St. Louis : Mosby Company.

Craven RF and Hirnle CJ (2000). Fundamental of Nursing : Human Health and Function. 3rd Edition. Philadelphia : Lippincott

Hastono SP.(2003). Analisa Data. FKM UI Jakarta.

Kelley M. Barrett (1999). Relaxation on Diabetes Mellitus. Charlotte : University of North Carolina. Diperoleh tanggal 28 Oktober 2016 http://www.psych.uncc.edu

Kozier B, Erb G, Blais K (1997) Professional Nursing Practice : Concepts and Perspectives. 3rd Edition. California : Addison-Wesley.

Lewis, Heitkemper and Dirksen (2000). Medical Surgical Nursing : Assessment and Management of Clinical Problems. 5th Edition. St.Louis, Missouri : Mosby.

Sabri L dan Hastono SP (2005). Modul Biostatistik Kesehatan. Jakarta : FKM – UI

Santono, Lian S dan Yudi (2006). Gambaran Pola Penyakit Diabetes Melitus di Bagian Rawat Inap RSUD Koja 200 – 2004). Cermin Dunia Kedokteran No. 150

Siswaningsih E dan Astuti U (2006). Hubungan Pengetahuan Tentang Manfaat Latihan pada Penderita Diabetes dengan Motivasi untuk Mengikuti Senam di Persadia RSU Tangerang Banten : Laporan Penelitian. FIK-UI. Tidak Dipublikasikan.

Sitorus R (2004). Panduan Penulisan Tesis Pasca Sarjana. Jakarta : FIK- UI

Tjokronegoro A dan Sudarsono S (2004). Metodologi Penelitian Bidang Kedokteran. Cetakan Kelima. Jakarta : Balai Penerbit FK-UI




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v2i1.3481

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing by :

 https://upload.unmul.ac.id/uploads/e2a1Google-Scholar.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/e2a1Garuda.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/6e88Ios.pnghttps://upload.unmul.ac.id/uploads/6e88Base.png