MANAJEMEN RESUSITASI PADA KELAHIRAN PREMATUR

Cindy Prisilia, Astrid Pratidina Susilo

Abstract


Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi sebelum usia 37 minggu. Persalinan prematur menimbulkan risiko terjadinya komplikasi seperti gawat napas, perdarahan intraventrikular, cerebral palsy dan retardasi mental berat. Pencegahan terjadinya  persalinan prematur dapat dilakukan dengan deteksi dini faktor risiko terkait saat kunjungan perawatan antenatal. Kelahiran yang terjadi sebelum waktunya, menyebabkan transisi ke kehidupan ekstrauterin menjadi lebih sulit sehingga dibutuhkan tindakan resusitasi. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendiskusikan tentang manajemen resusitasi neonatus pada persalinan prematur dengan  presentasi abnormal. Pelayanan antenatal yang adekuat serta langkah awal yang tepat saat resusitasi  penting untuk keberhasilan proses resusitasi neonatus.


Keywords


Resusitasi Neonatus, Prematur, Pelayanan Antenatal

Full Text:

PDF

References


KEMENKES. Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan Rujukan Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2013.

PERINASIA. Buku Panduan Resusitasi Neonatus Jakarta: Perinasia; 2018.

Quinn JA, Munoz F, Gonik B, Frau L, Cutland C, Moore TM, et al. Preterm Birth: Case Definition & Guidelines for Data Collection, Analysis, and Presentation of Immunisation Safety Data. Vaccine. 2016 December;: 6047-6056.

Budiana ING. Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Obstetri dan Ginekologi ke-7 Bali: Fakultas Kedokteran UNUD; 2015.

ACOG. The American College of Obstretricians and Gynecologist Web Site. [Online].; 2020. Available from: https://www.acog.org/.

Saifuddin AB. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2014.

Hirani BA, Mchome BL, Mazuguni S, Mahande J. The decision delivery interval in emergency caesarean section and its associated maternal and fetal outcomes at a referral hospital in northern Tanzania: a cross-sectional study. BMC Pregnancy Childbirth. 2017 December;(17): 1-6.

Tarannum K, Alam AA, Irfan H, Shankar GR, Parwez A. Oligohydramnios and Fetal Outcome: A Review. Med Phoenix. 2016;: 23-30.

Fanny F. Sectio Caesarea sebagai Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Neonatorum. Majority. 2015;: 57-62.

Rohsiswatmo R, Rundjan L. Resusitasi Neonatus Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2015.

AHA. Part 5: Neonatal Resuscitation: 2020 American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care. American Heart Association. 2020;: 524-550.

Daniel , Joseph , R K. Health System Factors Influencing Practice of Neonatal Resuscitation among Nurses in Machakos Level 5 Hospital. Medwin Publishers. 2019;: 1-9.




DOI: http://dx.doi.org/10.30872/j.ked.mulawarman.v8i1.5739

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Kedokteran Mulawarman

Creative Commons License
Jurnal Kedokteran Mulawarman by Faculty of Medicine Mulawarman University is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.