KOSAKATA BATU DALAM BAHASA-BAHASA DAERAH DI INDONESIA: ANALISIS LINGUISTIK BANDINGAN HISTORIS

Syamsul Rijal

Abstract


Fenomena maraknya batu akik di awal tahun 2015 sampai pertengahan tahun 2015 telah menjadi sorotan di Indonesia. Entah, dari mana berasal kegemaran memakai dan mengoleksi batu akik tersebut muncul di Indonesia. Akan tetapi, peneletian ini mencoba memberi kajian awal secara linguistik tentang fenomena tersebut. Oleh karena itu, ada tiga hal yang menjadi simpulan hasil penelitian ini. Pertama, dari sejumlah kosakata batu yang ditemukan,  sebagian besar memiliki bentuk fonetis yang sama, yakni [batu]. Kedua, bentuk variasi kosakata batu mengalami perubahan bunyi bilabial /b/ menjadi /w/; penambahan bunyi aspirasi [Bh] pada fonem /b/; dan perubahan fonem bilabial /b/ menjadi bunyi dorso velar /k/. Ketiga, kegemaran memakai dan mengoleksi batu akik secara menyeluruh di Indonesia dapat diasumsikan berasal dari kesamaan budaya yang terdapat pada kosakata batu yang hampir ada dalam semua suku, wilayah, dan kota di Indonesia.

 

Kata Kunci: batu akik, bahasa daerah, linguistik bandingan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics)

_________________________________________________

p-ISSN 2460-674X 
e-ISSN 2549-7707

The CaLLs managed by Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman
_________________________________________________

Editorial Address

Redaksi Jurnal CaLLs
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman
Jalan Pulau Flores Nomor 1 Kota Samarinda, Kalimantan Timur − Indonesia 75112
Telepon: (0541) 734582
Email: jurnalcalls@fib.unmul.ac.id
Website: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/CALLS

_________________________________________________

 Creative Commons License  The CaLLs site is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This journal indexed by